14 Tahun Terpendam, 45 Korban Tsunami Aceh Ditemukan saat Gali Septic Tank

Reza Gunadha

Kamis, 20 Desember 2018 | 11:26 WIB
14 Tahun Terpendam, 45 Korban Tsunami Aceh Ditemukan saat Gali Septic Tank
Warga memindahkan jasad terbungkus kantong plastik diduga korban tsunami 26 Desember 2004 di kompleks perumahan Desa Kajhu, Baitussalam, Aceh Besar, Aceh, Rabu (19/12/2018). Kantong-kantong jasad itu ditemukan oleh pekerja bangunan saat menggali tanah untuk pembangunan rumah. [Antara Foto/Ampelsa]

Suara.com - Rakyat Aceh dikagetkan oleh penemuan 45 kantong plastik berisi jenazah berada di satu lubang yang sama. Puluhan jasad tersebut adalah korban bencana tsunami 14 tahun silam.

Jenazah-jenazah tersebut ditemukan di Dusun Lamseunong, Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

"Kami pikir cuma dua orang, tetapi setelah dikorek (gali) ada 45 jasad. Semua ditemukan di satu lubang yang sedang digali untuk lubang septik tank," ujar Muhammad Yahya Tauhid (73), warga Kajhu, seperti diberitakan Antara, Kamis (20/12/2018).

Ia menjelaskan, dulunya area penemuan ke-45 korban tsunami ini merupakan lahan kosong, dan tempat warga gampong untuk bercocok tanam sebelum peristiwa gempa dan tsunami terjadi pada 24 Desember 2004.

Lahan kosong itu kekinian telah menjadi pemukiman penduduk. Dulu, lahan itu merupakan salah satu lokasi kuburan massal yang dibuat tanpa berkoordinasi dengan aparat.

"Dulunya lahan kosong itu merupakan milik hulubalang Teuku (Cut Anmat) Tungkop, yang mengelola sekarang anaknya, tinggal di Gampong Prada (Banda Aceh)," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh Teuku Ahmad Dadek mengakui, kuburan massal korban tsunami 2004 itu tidak terdata.

Saat peristiwa tsunami terjadi, lanjut dia, sekitar 85 persen penduduk Kajhu menjadi korban, dan cuma menyisakan 15 persen yang mengungsi ke daerah aman.

"Lokasi penemuan kantongan plastik ini, merupakan bekas kuburan massal yang dibuat oleh para relawan di masa darurat pascatsunami. Tapi mereka ini tanpa melakukan koordinasi, sehingga tidak tercatat sebagai kuburan massal," tegasnya.

baca juga

Ia menyebut, dari total 45 kantong plastik ini, baru empat yang diketahui identitasnya. Sebab, keempat jasad itu terdapat tanda pengenal yang ikut terkubur.

Keempat jasad yang teridentifikasi ialah Mariam Husin warga Ule Jurong Baroh Simpang Tiga, Sigli dengan KTP Merah Putih; Sri Yunida SH, wanita, Sei Karang; Faizal Reza berstatus mahasiswa; dan, Burhanuddin warga Lambada Lhok, Kecamatan Baitusalam.

"Jenazah atas nama Sri Yuniza akan diambil pihak keluarga, karena merupakan istri kabag humas Pemerintah Kota Banda Aceh yang sekarang. Sedangkan lainnya akan dikuburkan di TPU gampong ini," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Remaja Usia Belasan Tahun Kedapatan Bawa 15 Kg Ganja Siap Jual

Dua Remaja Usia Belasan Tahun Kedapatan Bawa 15 Kg Ganja Siap Jual

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 08:01 WIB

KPU Coret Usulan Aceh dan Papua Jadi Lokasi Debat Capres-Cawapres

KPU Coret Usulan Aceh dan Papua Jadi Lokasi Debat Capres-Cawapres

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 15:16 WIB

Tiga Bayi Kembar Terpaksa Mendekam di Penjara karena Ibu Ditahan

Tiga Bayi Kembar Terpaksa Mendekam di Penjara karena Ibu Ditahan

News | Senin, 17 Desember 2018 | 14:50 WIB

Stafsus: Pak Gubernur dan Steffy Burase Bukan Kumpul Kebo, Nikah di Jakarta

Stafsus: Pak Gubernur dan Steffy Burase Bukan Kumpul Kebo, Nikah di Jakarta

News | Senin, 10 Desember 2018 | 22:18 WIB

Terkini

Petugas KLIA Dicurigai Bantu Pilot Mohd Saufi bin Othman Selundupkan 70 Ribu Narkoba ke Jakarta

Petugas KLIA Dicurigai Bantu Pilot Mohd Saufi bin Othman Selundupkan 70 Ribu Narkoba ke Jakarta

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:56 WIB

Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi

Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi

Sumbar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar

Promo Indomaret Terbaru 4 Agustus 2026: Susu Formula, Popok, hingga Skincare Diskon Besar

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:47 WIB

MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026

MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan

Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi

Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global

Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:35 WIB

4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!

4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:34 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:30 WIB

×