Cerita 4 Pelajar SMA Selamat dari Tsunami Usai Memanjat Pohon Kelapa

Bangun Santoso

Senin, 24 Desember 2018 | 07:18 WIB
Cerita 4 Pelajar SMA Selamat dari Tsunami Usai Memanjat Pohon Kelapa
Empat pelajar SMA di Cilegon selamat dari tsunami yang menerjang Pulau Sangiang setelah berhasil bertahan tiga jam di atas pohon kelapa. (BantenHits.com/Iyus Lesmana)

Suara.com - Pengalaman lima orang pelajar SMA di Cilegon kemping di Pulau Sangiang, Kabupaten Serang bakal terus terngiang di benak mereka. Bagaiamana tidak, rencana para remaja yang tadinya hanya ingin menyalurkan hobi ini, mendadak berubah menjadi ajang pertaruhan hidup dan mati.

Lima pelajar yang tengah asyik berkemping di Pulau Sangiang itu tiba-tiba diterjang gelombang setinggi lima meter. Berkat batang-batang pohon kelapa di Pulau Sangiang, empat dari lima pelajar ini berhasil selamat dari amukan tsunami yang menghancurkan daerah itu.

Setelah hampir 12 jam berada di Pulau Sangiang, keempatnya berhasil dievakuasi Tim gabungan dari Basarnas, Kesatuan Penjagaan Laut Dan Pantai (KPLP) dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banten pada Minggu (23/12/2018) siang.

Melansir laman BantenHits.com, empat pelajar SMA yang selamat itu adalah Fahri (14), Rizki Kurniawan (16), Umar Maulana (15) dan Saidah (15).

Dengan menggunakan Kapal milik Basarnas Banten empat korban yang keseluruhannya merupakan warga Lingkungan Karang Tengah, Kelurahan Pabean, Kota Cilegon, dievakuasi ke Pelabuhan Petikemas Indah Kiat Merak.

Fahri, salah seorang korban Tsunami Selat Sunda mengungkapkan, saat itu ia bersama empat orang temannya sedang mengisi masa liburan dengan berkemping di Pulau Sangiang. Namun tiba-tiba pada Sabtu malam, saat ia berada di dalam tenda mereka dikagetkan dengan datangnya air bah setinggi kurang lebih lima meter menerjang dirinya bersama teman-temannya.

“Pas lagi tidur di tenda, tiba-tiba bangun kaya ada yang jailin. Nah, pas keluar tenda kaget liat ombak langsung datang dan menghantam kalau di liat ketinggiannya sampai 5 meter,” kata Fahri di pelabuhan Petikemas Indah Kiat, Merak.

Fahri mengaku bisa selamat dari terjangan tsunami karena pada saat diterjang ombak besar itu ia berpegangan pohon kelapa yang tak jauh dari tenda yang mereka didirikan. Sekuat tenaga dia menaiki pohon kelapa. Hingga tiga jam lamanya Fahri dan tiga temannya berada di atas pohon kelapa.

“Ombak langsung ngegulung. Saya dan teman-teman bisa selamat karena pegangan pohon kelapa, sempat terombang ambing pas airnya surut langsung turun dari pohon," ungkapnya.

baca juga

Nahas, satu dari lima sahabat itu yakni Asrul hingga Minggu malam tak diketahui bagaimana nasibnya.

Kepala Kantor KSOP Kelas 1 Banten Herwanto mengatakan, jika pihaknya hanya menerima sebanyak tiga orang korban tsunami yang dievakuasi di Pelabuhan Petikemas Indah Kiat Merak.

“Ada tiga orang korban yang dibawa oleh Basarnas dan langsung dievakuasi ke Kapal Celurit milik KPLP Tanjung Priuk untuk perawatan awal. Informasinya yang selamat dan dibawa ke sini (pelabuhan) ada tiga orang, satu orang dibawa ke Anyer dan satu orang lagi atas nama Asrul belum diketemukan. Kita bersama tim Basarnas dengan semaksimal mungkin akan terus melakukan pencarian,” ungkapnya.

Herwanto mengatakan, pihaknya belum maksimal untuk melakukan proses evakuasi, sebab kondisi cuaca di perairan Selat Sunda tidak bersahabat. Ketinggian gelombang laut di Perairan Selat Sunda mencapai tiga hingga empat meter.

"Hari ini kita tidak bisa bergerak karena cuaca tidak menguntungkan. Ketinggian gelombang di perairan Selat Sunda mencapai 3 sampai 4 meter. Informasi dari Basarnas wisatawan dan pengunjung pulau sudah berhasil dievakuasi di lokasi tinggal penduduk setempat yang belum di evakuasi," ujarnya menjelaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemprov DKI Siagakan Rumah Sakit Tampung Korban Tsunami Selat Sunda

Pemprov DKI Siagakan Rumah Sakit Tampung Korban Tsunami Selat Sunda

News | Senin, 24 Desember 2018 | 06:56 WIB

Anak-anak dan Lansia Korban Tsunami di Lampung Butuh Bantuan Popok

Anak-anak dan Lansia Korban Tsunami di Lampung Butuh Bantuan Popok

News | Senin, 24 Desember 2018 | 06:49 WIB

Takut Tsunami Susulan, 2.500 Warga Menginap di Kantor Gubernur Lampung

Takut Tsunami Susulan, 2.500 Warga Menginap di Kantor Gubernur Lampung

News | Senin, 24 Desember 2018 | 06:40 WIB

Diterjang Tsunami, 16 Orang Rombongan RSUD Tarakan Hilang di Pantai Carita

Diterjang Tsunami, 16 Orang Rombongan RSUD Tarakan Hilang di Pantai Carita

News | Senin, 24 Desember 2018 | 05:51 WIB

Gelar Pembubaran Panita Maulid, Keluarga Ustadz Tewas Diterjang Tsunami

Gelar Pembubaran Panita Maulid, Keluarga Ustadz Tewas Diterjang Tsunami

News | Senin, 24 Desember 2018 | 06:50 WIB

Terkini

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 11:59 WIB

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 11:58 WIB

×