Warga Lampung Selatan: Bantuan Logistik Tsunami Masih Salah Sasaran

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 27 Desember 2018 | 14:06 WIB
Warga Lampung Selatan: Bantuan Logistik Tsunami Masih Salah Sasaran
Warga di Pulau Sebesi Lampung Selatan bertahan di tenda-tenda darurat pascatsunami. (Duajurai.com)

Suara.com - Sebagian warga Way Muli, Kalianda di Lampung Selatan yang menjadi korban tsunami mengeluh karena minimnya bantuan sosial. Bahkan, penyaluran bantuan kemanusian itu dianggap tak merata karena salah sasaran.

Seorang warga bernama Dahlan (37) menganggap kebanyakan bantuan logistik diterima warga yang tak terkena dampak tsunami. Menurutnya, penyaluran bantuan yang salah sasaran itu karena para korban memilih menetap di lokasi tsunami untuk mencari barang-barang yang masih bisa dipakai.

"Banyak sekali yang salah sasaran bantuan logistik. Mereka yang rumahnya rusak dan terdampak langsung bencana ini kan sedang bergelut di reruntuhan rumah masing-masing. Mereka mencari surat-surat berharga dan barang yang masih bisa diselamatkan. Jadi, jarang ada di posko," kata Dahlan kepada Duajurai.co--jaringan Suara.com melalui sambungan telepon, kemarin.

Menurutnya, banyak warga yang rumahnya tak terkena tsunami menetap di posko-posko kemanusiaan. Bahkan, kata dia, para pengungsi itu saling berebut makanan dari bantuan relawan.

"Sedangkan mereka yang berebut bantuan di posko-posko itu kan mereka yang rumahnya utuh, tapi mengungsi karena takut (terkena tsunami)," ujarnya.

Terkait hal ini, Dahlan mengharapkan bantuannya dari pemerintah atau swasta bisa disalurkan secara merata. Terlebih, kepada mereka yang memang membutuhkan bantuan. Untuk itu, pendataan korban dilakukan dengan melihat kondisi, sehingga bantuan bisa tepat sasaran.

"Sejauh ini, kebutuhan pengungsi yang paling mendesak selain bahan pangan adalah pakaian dalam dan selimut. Sebab, di sini (Way Muli) terasa dingin pada malam hari,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Diseminasi Informasi Dinas Kominfotik Lampung Selatan Aidil Adrian mengatakan, pengungsi secara umum terbagi dalam dua kategori. Pertama, kategori korban langsung. Mereka adalah masyarakat yang rumahnya terkena terjangan gelombang tsunami pada Sabtu (22/12/2018) malam lalu. Kategori kedua merupakan masyarakat yang rumahnya tidak terkena tsunami, tapi ikut mengungsi lantaran takut bakal diterjang tsunami.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Datang ke Lokasi Tsunami, Banyak Relawan Cuma Mau Foto Selfie

Datang ke Lokasi Tsunami, Banyak Relawan Cuma Mau Foto Selfie

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 14:01 WIB

Suka Duka Anggota PMI Pengantar Jenazah Korban Tsunami Selat Sunda

Suka Duka Anggota PMI Pengantar Jenazah Korban Tsunami Selat Sunda

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 13:51 WIB

21 Jasad Korban Tsunami di Banten Belum Teridentifikasi

21 Jasad Korban Tsunami di Banten Belum Teridentifikasi

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 09:47 WIB

1,2 Ton Rendang Siap Dikirim Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

1,2 Ton Rendang Siap Dikirim Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 07:59 WIB

Dihantam Tsunami, 2 Desa di Pesisir Lampung Rata

Dihantam Tsunami, 2 Desa di Pesisir Lampung Rata

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 06:46 WIB

Terkini

Skandal Maladministrasi Terendus: Bechi Batal Bebas, Dijebloskan Lagi ke Penjara

Skandal Maladministrasi Terendus: Bechi Batal Bebas, Dijebloskan Lagi ke Penjara

Malang | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:30 WIB

2 Cara Pakai Sabun Muka Bubuk Anua untuk Cerahkan Kulit Wajah dan Hempas Jerawat

2 Cara Pakai Sabun Muka Bubuk Anua untuk Cerahkan Kulit Wajah dan Hempas Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Jelang Pengumuman MSCI, OJK Pastikan Pembekuan Saham Indonesia Bakal Terbatas

Jelang Pengumuman MSCI, OJK Pastikan Pembekuan Saham Indonesia Bakal Terbatas

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Perbedaan Toner, Essence, dan Serum, Ini Urutan Pemakaian yang Benar agar Wajah Glowing

Perbedaan Toner, Essence, dan Serum, Ini Urutan Pemakaian yang Benar agar Wajah Glowing

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:09 WIB

Menperin Sarmuji Targetkan Kontribusi Industri ke PDB Tembus 25 Persen

Menperin Sarmuji Targetkan Kontribusi Industri ke PDB Tembus 25 Persen

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Langit Pontianak

Kabut Asap Masih Selimuti Langit Pontianak

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Vaseline Petroleum Jelly Bisa untuk Apa Saja? Cek 10 Manfaat dan Cara Pakainya

Vaseline Petroleum Jelly Bisa untuk Apa Saja? Cek 10 Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 06:45 WIB

BREN, DSSA, hingga GOTO Masuk Radar MSCI, IHSG Bersiap Hadapi Rebalancing MSCI

BREN, DSSA, hingga GOTO Masuk Radar MSCI, IHSG Bersiap Hadapi Rebalancing MSCI

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Penataan Setu Babakan, Lapak Pedagang Mulai Dibongkar

Penataan Setu Babakan, Lapak Pedagang Mulai Dibongkar

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bank Danamon-MUFG Merger, Bagaimana Nasib Nasabah?

Bank Danamon-MUFG Merger, Bagaimana Nasib Nasabah?

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:50 WIB

×