Seharusnya Gratis, Keluarga Korban Tsunami Dipungut Rp 2-3 Juta

Bangun Santoso

Selasa, 01 Januari 2019 | 07:59 WIB
Seharusnya Gratis, Keluarga Korban Tsunami Dipungut Rp 2-3 Juta
Ilustrasi warga menunggu jenazah yang berhasil ditemukan di bawah reruntuhan tsunami di Desa Way Muli, Kalianda, Lampung Selatan, Senin (24/12/2018). [Antara/Ardiansyah]

Suara.com - Penyidik Polda Banten dan Polres Serang Kota telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pungutan liar kepada keluarga korban tsunami yang jenazahnya diurus di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Ketiga tersangka itu adalah seorang PNS di RS Drajat Prawiranegara berinisial F, dan dua karyawan dari sebuah perusahaan swasta penyedia mobil jenazah rekanan rumah sakit berinisal I dan B.

Direskrimsus Polda Banten Kombes Abdul Karim mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus pungutan liar yang terjadi di RSDP.

"Kita masih melakukan pemeriksaan beberapa penambahan terkait saksi terkait pungli. Tentu kasus ini masih kita kembangkan. Kita mencoba untuk mengali dari awal sampai dengan kejadian ini terjadi, sementara ini hanya tiga tersangka berdasarkan dua alat bukti yang kita dapatkan,” ujarnya seperti dilansir dari Bantenhits.com, Senin (31/12/2018).

Menurut dia, penyidik saat ini tengah melakukan penyidikan awal penyebab terjadinya para tersangka sampai berani melakukan pungutan kepada para keluarga korban tsunami.

"Kita masih menggali apakah kita liat SOP-nya bagaimana? Terus petunjuk dari tentang kebijakan terkait bencana ini bagaimana? Aplikasinya sampai di tingkat bagaimana ini harus digali, supaya kita mendapatkan cerita yang utuh," ujar dia.

Lebih lanjut, tidak menutup kemungkinan masih ada keluarga korban yang melakukan pembayaran saat pengambilan jenazah di luar enam keluarga yang menjadi korban pungli di RSDP Serang.

“Sementara ini enam, tapi tidak menutup kemungkinan ada korban lagi, ada korban tambahan lagi. Uang Rp 15 juta itu dari korban sebanyak enam orang bukan satu keluarga. Rata-rata satu korban ini dikenakan antara Rp 2-3 juta. Tergantung jarak tempuh ambulans ini digunakan. Saat ini hanya korban meninggal yang dipungli, pungli ke korban luka ini masih didalami," ujarnya menjelaskan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awali 2019, Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Korban Tsunami di Kalianda

Awali 2019, Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Korban Tsunami di Kalianda

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 07:38 WIB

Doa untuk Korban Gempa dan Tsunami dari Panggung Utama Perayaan Tahun Baru

Doa untuk Korban Gempa dan Tsunami dari Panggung Utama Perayaan Tahun Baru

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 06:34 WIB

Isi Malam Tahun Baru di Pinggir Laut, Rizal Armada : Bismillah Aja

Isi Malam Tahun Baru di Pinggir Laut, Rizal Armada : Bismillah Aja

Entertainment | Senin, 31 Desember 2018 | 22:05 WIB

7 Hari Terdampar Sendirian di Pulau Usai Tsunami, Agus Hidup karena Biji

7 Hari Terdampar Sendirian di Pulau Usai Tsunami, Agus Hidup karena Biji

News | Senin, 31 Desember 2018 | 17:47 WIB

Bagai Dapat Mukjizat, 6 Orang Ini Selamat dari Tragedi di 2018

Bagai Dapat Mukjizat, 6 Orang Ini Selamat dari Tragedi di 2018

Lifestyle | Senin, 31 Desember 2018 | 20:55 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×