Polisi Buru Pelaku Teror Bom Palsu di Cilacap

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 02 Januari 2019 | 09:24 WIB
Polisi Buru Pelaku Teror Bom Palsu di Cilacap
Ilustrasi bom (Shutterstock).

Suara.com - Cilacap diteror bom palsu pada malam Tahun Baru 2019. Fake bomb alias bom bohong-bohongan itu diletakkan di depan pintu masuk Rumah Sakit Fatima yang lokasinya tidak jauh dari Mapolres Cilacap, Jawa Tengah.

Terkait teror bom palsu itu, polisi menyatakan masih mengejar pelakunya.

"Kapolda sudah memerintahkan agar kasus ini diselidiki," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Agus Triatmaja di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (1/1/2019).

Menurut dia, bom palsu tersebut tidak diletakkan di Mapolres Cilacap.

"Tetapi di trotoar RS Fatima. Kebetulan letaknya di bersebelahan polres," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, pengungkapan dugaan ancaman bom tersebut bermula dari laporan seseorang ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolres Cilacap, pada Selasa (1/1/2019) dini hari.

Pelapor yang mengaku sebagai pengunjung RS Fatima tersebut, menemukan sebuah kardus dengan bungkus plastik berwarna kuning yang tergeletak di depan pintu masuk rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, di dalam kardus tersebut berisi tiga pipa paralon, kabel berwarna merah dan biru, baterai, 44 buah paku, serta sebuah jam kecil.

"Dari keterangan unit Gegana yang diterjunkan, tidak ditemukan detonator, selain itu juga tidak ditemukan bahan peledak," katanya.

Di dalam kardus itu hanya ditemukan semen putih dan pecahan genting. Selain itu, benda mencurigakan tersebut juga tidak terangkai seperti layaknya sebuah bom.

"Sementara belum bisa dikatakan sebagai bom, untuk kepastiannya harus menunggu hasil labfor," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diteror Fake Bomb, RS Islam Fatima Bersebelahan dengan Mapolres Cilacap

Diteror Fake Bomb, RS Islam Fatima Bersebelahan dengan Mapolres Cilacap

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 19:04 WIB

Napi  Teroris Bom Panci Wawan Tewas di Lapas Nusakambangan

Napi Teroris Bom Panci Wawan Tewas di Lapas Nusakambangan

News | Senin, 17 Desember 2018 | 16:31 WIB

Bapake, Bukan Sembarang Ayah di Jalan Raya

Bapake, Bukan Sembarang Ayah di Jalan Raya

Otomotif | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 13:15 WIB

6 Pekerja Asing Ilegal Ditangkap Saat Asyik Nongkrong di Warung

6 Pekerja Asing Ilegal Ditangkap Saat Asyik Nongkrong di Warung

News | Senin, 13 Agustus 2018 | 09:45 WIB

Digulung Ombak Pantai Selatan, Rohman Pulang Tinggal Nama

Digulung Ombak Pantai Selatan, Rohman Pulang Tinggal Nama

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 05:06 WIB

Terkini

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:50 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB