Sebut Kicauan Andi Arief Mustahil, KPU: Surat Suara Belum Dicetak

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 03 Januari 2019 | 02:05 WIB
Sebut Kicauan Andi Arief Mustahil, KPU: Surat Suara Belum Dicetak
Andi Arief bersama tim pengacara melaporkan balik relawan Kotak Adja di Polda Metro Jaya [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Pramono Ubaid Tanthowi membantah pernyataan Wakil Sekretaris Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut adanya tujuh truk kontainer berisi surat suara yang telah tercoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hal itu dibantah Pramono karena menurutnya KPU hingga kini belum mencetak surat suara Pemilu 2019.

Dia pun mempertanyakan soal temuan Andi Arief usai menyebarkan isu surat surat tercoblos melalui kicauan di akun Twitter pribadinya.

"Tidak ada (temuan tujuh kontainer surat suara yang dicoblos). Surat suara itu belum dicetak. Jadi dari mana surat suaranya," ujar Pramono di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2019) malam.

Menurutnya, kicauan yang disebarkan Andi Arief sangat mustahil terjadi. Sebab, kata dia lelang terkait produksi surat suara hingga ini belum selesai. Dia juga memastikan tidak ada surat suara yang sudah dalam kondisi tercoblos. Sebab KPU belum mencetak surat suara Pemilu 2019.

"Pasti tidak ada. Tidak mungkin (mustahil). Dipastikan tidak ada surat suara yang saat ini keluar karena memang belum dicetak," tandasnya.

Sebelumnya, kabar adanya tujuh truk kontainer berisi surat surat sudah tercoblos diungkap Andi Arief melalui akun Twitternya, @AndiArief_  pada Rabu (2/1/2019).

Dalam postingan yang diunggah pada pukul 20.05 WIB, Andi meminta agar pemerintah untuk mengecek keberadaan tujuh kontainer di Tanjung Priok yang mengangkut surat suara sudah dalam kondisi tercoblos.

"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok," tulis Andi.

Andi menuturkan informasi itu didapat dari grup WhatsApp. Ia pun meminta pihak terkait untuk mengecek kebenaran tersebur agar tidak terjadi fitnah.

baca juga

"Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar," tulis Andi kembali.

Namun dari laman twitternya, Andi sudah menghapus postingan tersebut.

Tampak masih ada postingan yang meminta pihak terkait untuk mengecek kebenaran tersebut

"Saya minta dicek. Sudah 3 jam beredar di WAG. Supaya jangan ada fitnah," cuit Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Kampanye Prabowo-Sandiaga Lebih Besar Ketimbang Jokowi-Maruf

Dana Kampanye Prabowo-Sandiaga Lebih Besar Ketimbang Jokowi-Maruf

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 23:08 WIB

16 Parpol Laporkan Dana Kampanye ke KPU, Perindo Paling Besar

16 Parpol Laporkan Dana Kampanye ke KPU, Perindo Paling Besar

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 22:13 WIB

KPU Bebaskan Capres - Cawapres Sampaikan Visi Misi 9 Januari

KPU Bebaskan Capres - Cawapres Sampaikan Visi Misi 9 Januari

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 19:40 WIB

Sambangi KPU RI, PBB Laporkan Dana Sumbangan Kampanye Rp 220 Juta

Sambangi KPU RI, PBB Laporkan Dana Sumbangan Kampanye Rp 220 Juta

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 18:32 WIB

Gerindra Serahkan Laporan Dana Sumbangan Kampanye Rp 127 Miliar ke KPU

Gerindra Serahkan Laporan Dana Sumbangan Kampanye Rp 127 Miliar ke KPU

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 15:51 WIB

Terkini

Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo

Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:15 WIB

MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer

MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Hemat Bensin Gak Pakai Mahal, Ini Pilihan Motor Bekas Irit, Suku Cadang Melimpah Mentok 5 Jutaan

Hemat Bensin Gak Pakai Mahal, Ini Pilihan Motor Bekas Irit, Suku Cadang Melimpah Mentok 5 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:13 WIB

Skin Tint Esqa untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Pilihan Warnanya

Skin Tint Esqa untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Pilihan Warnanya

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar

Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:08 WIB

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:38 WIB

×