Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Kubu Prabowo: Untuk Menciptakan Kekacauan

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 03 Januari 2019 | 16:36 WIB
Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Kubu Prabowo: Untuk Menciptakan Kekacauan
Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperlihatkan contoh Surat Suara Pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta Selatan, Jumat (14/12). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Suhud Alynudin, menilai penyebaran berita bohong alias hoaks 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos sebagai bentuk provokasi. Provokasi tersebut dinilai untuk menciptakan kegaduhan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Suhud mengatakan, penyebar hoaks memiliki tujuan untuk memberikan kekhawatiran kepada masyarakat atas transparansi jalannya Pemilu 2019.

"Kelihatannya target yang ingin dicapai adalah membangun saling kecurigaan antar-peserta pemilu dan ketidakpercayaan kepada aparat dan penyelenggara," kata Suhud kepada Suara.com, Kamis (3/1/2018).

Penyebar hoaks, kata Suhud, harus ditangkap dan diusut tuntas. Ia menduga aktor di balik penyebaran hoaks itu memiliki tujuan untuk merusak jalannya penyelenggaraan Pemilu yang akan berlangsung April 2019.

"Harus diusut tuntas, karena siapapun pelakunya jelas memiliki agenda untuk menciptakan kekacauan," pungkasnya.

Sebelumnya warganet digegerkan oleh rekaman yang suara laki-laki yang beredar di WhatsApp. Dalam rekaman itu, lelaki tersebut memberi info telah menemukan 70 juta suara yang sudah dicoblos pada gambar Jokowi - Maruf Amin.

Dalam rekaman itu juga menyebutkan surat suara itu dikirim dari China dan sudah disita TNI AL.

Bersamaan dengan itu politisi Partai Demokrat Andi Arief juga menanyakan kabar tersebut pada akun Twitter pribadinya @AndiArief_ pada Rabu (2/1/2018).

"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena kabar ini sudah beredar," tulis Andi pada akun Twitternya @AndiArief_ pada Rabu (2/1/2018). Namun tak berselang lama, cuitan itu dihapus oleh sang pemilik Twitter.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat Politik: Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos Harus Ditangkap

Pengamat Politik: Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos Harus Ditangkap

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 15:59 WIB

Ini Bukti KPU soal Hoaks Surat Suara Dicoblos yang Dibawa ke Bareskrim

Ini Bukti KPU soal Hoaks Surat Suara Dicoblos yang Dibawa ke Bareskrim

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 15:53 WIB

Hoaks Surat Suara, Tim Jokowi Minta SBY Tertibkan Kader Perusak Citra

Hoaks Surat Suara, Tim Jokowi Minta SBY Tertibkan Kader Perusak Citra

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 15:37 WIB

KPU Datang ke Bareskrim Lapor Hoaks Surat Suara Tercoblos

KPU Datang ke Bareskrim Lapor Hoaks Surat Suara Tercoblos

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 15:22 WIB

Soal Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Demokrat: Jangan Main Lapor Polisi

Soal Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Demokrat: Jangan Main Lapor Polisi

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 15:08 WIB

Terkini

Proteksi Impor Mulai Berbuah Hasil, Industri Keramik dan Tekstil RI Menguat

Proteksi Impor Mulai Berbuah Hasil, Industri Keramik dan Tekstil RI Menguat

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:26 WIB

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:16 WIB

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:01 WIB

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

×