Hoax 7 Kontainer Surat Suara, BPN Prabowo - Sandiaga Merasa Dirugikan

Vania Rossa, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 04 Januari 2019 | 06:27 WIB
Hoax 7 Kontainer Surat Suara, BPN Prabowo - Sandiaga Merasa Dirugikan
BPN Prabowo - Sandiaga. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno merasa dirugikan dengan hebohnya penyebaran berita hoax adanya 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos. Pasalnya, dalam rekaman suara penyebaran hoax itu, sejumlah organisasi serta tokoh yang berasal dari pihaknya.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan kalau pihaknyalah yang menjadi imbas dari rekaman penyebaran hoax tersebut. Dahnil pun menegaskan tidak tahu menahu dengan siapa yang berbicara dalam rekaman tersebut.

"Pasti ya, kami sangat dirugikan dengan siapapun terkait dengan rekaman itu, jadi kita tidak tahu siapa yang buat itu," kata Dahnil di What's Up Cafe, Jalan Meruya Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (4/1/2018) malam.

Dalam rekaman yang tersebar di sosial media, termasuk lewat Whatsapp, seorang pria meminta melanjutkan laporan adanya 7 kontainer surat tersebut kepada DPP Gerindra hingga nama Ketua BPN Prabowo - Sandiaga, Djoko Santoso, pun disebutkan.

Menanggapi itu, Dahnil mengatakan kalau siapapun bisa disebutkan dalam sebuah rekaman dengan identitas si pemilik suara yang belum diketahui.

Dahnil memastikan bahwa pihaknya tidak akan melaporkan siapa pelaku yang telah membuat berita hoax tersebut lantaran sudah banyak pihak yang terlebih dahulu melaporkannya ke pihak kepolisian.

"Kuncinya satu, silahkan polisi cari siapa perekam itu. Jangan sampai ini sama dengan kasus-kasus lainnya yang kemudian tertuduh ke kami, kemudian nggak terungkap sama sekali," pungkasnya.

Untuk diketahui, warganet digegerkan oleh rekaman suara berdurasi 33 detik dengan suara pria yang beredar di Whatsapp. Dalam rekaman itu, si pria memberi info telah menemukan 70 juta suara yang sudah dicoblos pada gambar Jokowi - Maruf Amin.

Dirinya menyebutkan surat suara itu dikirim dari China dan sudah disita TNI AL. Di ujung rekamannya, pria tersebut meminta agar memberitahukan kepada pihak Gerindra Pusat dan ke Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

baca juga

Berikut transkrip rekaman tersebut:

"Sekarang ini ada 7 kontainer di Tanjung Priok sekarang lagi geger, marinir udah turun, dibuka satu isinya kartu suara yang sudah dicoblos nomor satu, Jokowi itu mungkin dari China.

Total katanya itu kalau 1 kontainer itu 10 juta berarti kalau ada 7 kontainer 70 juta suara udah dicoblos nomor satu.

Tolong sampaikan akses ke bapake atau ke Gerindra Pusat untuk segera kesana ini ta' kirimin nomor telefon orangku yang disana untuk membimbing ke kontainer itu, ya. Atau sukur akses Djoko Santoso pasti marah kalau beliau, langsung ngecek sana ya".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, KPU: Isu Ini Sangat Luar Biasa

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, KPU: Isu Ini Sangat Luar Biasa

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 18:52 WIB

Kabareskrim: KPU Hanya Laporkan Kejadian Hoaks 7 Kontainer Surat Suara

Kabareskrim: KPU Hanya Laporkan Kejadian Hoaks 7 Kontainer Surat Suara

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 17:33 WIB

Soal Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Demokrat: Jangan Main Lapor Polisi

Soal Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Demokrat: Jangan Main Lapor Polisi

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 15:08 WIB

Terkini

Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen

Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen

News | Rabu, 02 September 2026 | 08:00 WIB

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:56 WIB

Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih

Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih

Jogja | Rabu, 02 September 2026 | 07:55 WIB

Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?

Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:55 WIB

Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya

Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 07:51 WIB

Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?

Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?

Sumsel | Rabu, 02 September 2026 | 07:50 WIB

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 07:38 WIB

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:37 WIB

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:35 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:33 WIB

×