Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 02 September 2026 | 07:56 WIB
Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru
Ilustrasi pedagang di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur.
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta menata 614 pedagang di Kramat Jati pada 24 hingga 31 Agustus 2026 untuk mengembalikan fungsi jalan.
  • Pemerintah merelokasi para pedagang ke Lokbin Kramat Jati, Lokbin Cililitan, dan Pasar Kramat Jati Sektor 7.
  • Kebijakan penataan tersebut membebaskan biaya retribusi selama enam bulan serta berencana membentuk koperasi bagi pedagang.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menata 614 pedagang di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, guna mengembalikan fungsi jalan serta ruang publik.

Penataan yang berlangsung selama sepekan sejak 24 hingga 31 Agustus 2026 ini menyasar para pedagang yang sudah beraktivitas di lokasi tersebut sejak tahun 1970-an.

"Pemerintah DKI Jakarta secara sungguh-sungguh ingin menata kawasan pedagang yang ada di Kramat Jati ini," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Selasa (1/9/2026) malam.

Sebagai bentuk dukungan selama masa transisi, Pemprov DKI membebaskan biaya retribusi bagi ratusan pedagang tersebut selama enam bulan.

Setelah masa pembebasan biaya berakhir, para pedagang nantinya akan dikenakan iuran sebesar Rp180 ribu setiap bulan.

Sebanyak 614 pedagang telah disiapkan lokasi penempatan baru, mulai dari Lokbin Kramat Jati, Lokbin Cililitan, hingga Pasar Kramat Jati Sektor 7.

Langkah relokasi ini dianggap sebagai pencapaian besar, mengingat proses penataan di kawasan tersebut sudah menemui jalan buntu selama lebih dari setengah abad.

"Tentunya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan sepenuhnya dari para pedagang dan juga para tokoh masyarakat yang mengoordinasikan ini," tutur Pramono.

Selain menyediakan tempat, pemerintah juga berencana mendirikan koperasi untuk memasok kebutuhan ikan ke rumah sakit milik Pemprov DKI demi menjamin ekonomi pedagang.

baca juga

Pramono juga memastikan pihaknya tengah menyiapkan lokasi tambahan agar seluruh pedagang ikan di kawasan tersebut dapat terfasilitasi dengan baik.

"Mudah-mudahan itu bisa dipersiapkan dalam waktu yang singkat. Kalau itu bisa dilakukan, maka persoalan kekurangan lokasi bagi para pedagang itu segera terselesaikan," harapnya.

Melalui penataan ini, kawasan Kramat Jati diproyeksikan menjadi lebih molek, rapi, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat luas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suntikan Modal Rp500 Juta, Pemprov DKI Dorong Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Naik Kelas

Suntikan Modal Rp500 Juta, Pemprov DKI Dorong Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Naik Kelas

News | Selasa, 01 September 2026 | 14:11 WIB

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Tanggapi Keluhan Pedagang, Pasar Jaya Jamin Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro Berjalan Adil

Tanggapi Keluhan Pedagang, Pasar Jaya Jamin Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro Berjalan Adil

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

×