Bupati Minta Polisi Tangkap Pengungsi Bodong di Pandeglang

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 04 Januari 2019 | 11:38 WIB
Bupati Minta Polisi Tangkap Pengungsi Bodong di Pandeglang
Bupati Pandeglang, Irna Narulita. [Facebook Sekda Pemkab Pandeglang]

Suara.com - Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta kepolisian menyelidiki kasus pengungsi bodong atau tidak jelas karena sangat merugikan terhadap warga yang benar-benar terdampak bencana tsunami.

"Penyaluran logistik itu tidak merata juga ada yang menerima banyak juga ada yang kurang akibat adanya pengungsi bodong itu," kata Irna saat memimpin Rapat Koordinasi di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Tsunami,Labuan, Pandeglang, Jumat (4/1/2019).

Pemerintah daerah hingga kini bekerja keras menghimpun bantuan logistik dari berbagai daerah juga menyalurkan kepada korban pengungsi bencana tsunami.

Penghimpunan bantuan logistik itu disebar di pos-pos kecamatan maupun posko utama di Labuan. Namun, pihaknya prihatin mendengar informasi banyak pengungsi bodong yang menerima bantuan logistik dari donatur. Donatur itu dari Bandung, Jakarta, Jawa Tengah hingga Kalimantan.

"Kami berharap pelaku pengungsi bodong itu bisa diamankan kepolisian," katanya seperti dilansir Antara.

Menurut dia, penyaluran bantuan logistik juga ada dari donatur yang langsung ke masyarakat, karena mereka tidak mengetahuinya. Masyarakat yang menerima bantuan itu bukan korban bencana tsunami.

Ia juga meminta donatur yang akan membantu logistik untuk korban tsunami, sebaiknya disalurkan ke pos-pos resmi di kecamatan.

Pihaknya mengapresiasi penyaluran bantuan logistik dari berbagai daerah begitu tinggi untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana alam. Bencana alam juga menguntungkan masyarakat, karena banyak bantuan logistik terus mengalir.

"Kami membudayakan rasa malu agar masyarakat tidak menghimpun bantuan di jalan raya yang mengganggu lalu lintas," ujar dia.

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono mengatakan, pihaknya segera menyelidiki pengungsi bodong yang menerima bantuan juga menertibkan posko relawan bantuan logistik. Penyelidikan pengungsi bodong dan penertiban agar penyaluran logistik tepat sasaran.

Saat ini, posko relawan di Kecamatan Labuan untuk korban tsunami cukup bertebaran dan belum dilakukan pendataan. "Kami khawatir posko sukarelawan itu menerima bantuan logistik,tetapi tidak disalurkannya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Korban Banjir Pandeglang Mulai Terserang ISPA dan Gatal-gatal

Warga Korban Banjir Pandeglang Mulai Terserang ISPA dan Gatal-gatal

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 10:52 WIB

Aksi Peduli Komunitas Royal Enfield: Bantuan Tsunami Selat Sunda

Aksi Peduli Komunitas Royal Enfield: Bantuan Tsunami Selat Sunda

Otomotif | Kamis, 03 Januari 2019 | 23:00 WIB

Korban Tsunami Rawan Gigitan Ular, Ini Pesan Kemenkes

Korban Tsunami Rawan Gigitan Ular, Ini Pesan Kemenkes

Health | Kamis, 03 Januari 2019 | 14:01 WIB

Ada Retakan Gunung Anak Krakatau, Camat dan Lurah Diminta Siapkan Kentongan

Ada Retakan Gunung Anak Krakatau, Camat dan Lurah Diminta Siapkan Kentongan

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 11:50 WIB

Waduh, Korban Tsunami di Pandeglang Rawan Kena Gigitan Ular

Waduh, Korban Tsunami di Pandeglang Rawan Kena Gigitan Ular

Health | Kamis, 03 Januari 2019 | 11:55 WIB

Terkini

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:43 WIB

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:22 WIB