Tim Jokowi Tuding Sandiaga Sibuk Sebar Hoaks dan Bersandiwara Lagi soal Ini

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:49 WIB
Tim Jokowi Tuding Sandiaga Sibuk Sebar Hoaks dan Bersandiwara Lagi soal Ini
BPN Prabowo - Sandiaga. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Tim Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin menyebutkan lawan politiknya di Pilpres 2019, Sandiaga Uno tengah bersandiwara. Tudingan sandiwara itu karena Sandiaga mengatakan Jokowi - Maruf Amin tak berani adu gagasan.

Sandiaga juga mengatakan jika Jokowi tak berani membahas janji-janji yang pernah diutarakan saat Pilpres 2014. Tim Kampanye Nasional Jokowi - Maruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai Sandiaga memutarbalikkan fakta.

"Pernyataan Sandi ini jelas bentuk pemutarbalikan fakta. Kembali, Sandiaga main sandiwara dengan menyebut kelemahan incumbent tidak mau berdebat soal program, gagasan dan janji," ujar Ace kepada wartawan, Jumat (4/1/2019).

Pernyataan Sandiaga berbeda dengan fakta di lapangan. Faktanya baik Prabowo - Sandiaga maupun tim suksesnya, tidak pernah membicarakan soal program. Namun sibuk menyebarkan berita bohong.

"Faktanya Prabowo - Sandiaga dan timsesnya tidak pernah bicara program dan gagasan. Mereka justru sibuk menebar kabar bohong mulai dari Ratna Sarumpaet, selang cuci darah, jalan tol Cipali dan paling akhir soal 7 kontainer kartu suara," ucap Ace.

Politisi Partai Golkar itu juga menyebut visi misi Prabowo - Sandiaga yang disampaikan ke KPU juga miskin gagasan, klise dan penuh jargon. Ace mengklaim janji - janji Prabowo - Sandiaga sudah dikerjakan Jokowi.

"Bahkan satu dengan yang lain saling bertentangan. Sehingga karena berantakan, maka dokumen visi misi di KPU itu tidak pernah dijadikan rujukan oleh timses nereka. Yang mereka lakukan adalah membuat janji-janji kontroversi yang tidak pernah ada rujukan dokumennya di KPU," tuturnya.

Ace menegaskan hingga kini pihaknya masih menunggu gagasan dan program segar Prabowo - Sandiaga. Karena justru yang lebih muncul sandiwara yang tujuannya agar menarik perhatian media.

"Kami jelas tidak akan pernah merespon drama seperti itu. Menunggu debat gagasan dari Prabowo - Sandiaga ternyata seperti tong kosong nyaring bunyinya. Banyak suara, tapi sedikit isinya," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Terancam 10 Tahun Bui

Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos Terancam 10 Tahun Bui

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:45 WIB

Sebut Proyek Tol Cipali Tanpa Utang, Sandiaga Raih Kebohongan Hakiki Award

Sebut Proyek Tol Cipali Tanpa Utang, Sandiaga Raih Kebohongan Hakiki Award

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:30 WIB

Video Viral Tebar Uang dari Atap Rumah di Ponorogo Ternyata Hoaks

Video Viral Tebar Uang dari Atap Rumah di Ponorogo Ternyata Hoaks

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:15 WIB

Dikirim Lewat Ojek Online, Ini Penampakan Piala Kebohongan Award Prabowo

Dikirim Lewat Ojek Online, Ini Penampakan Piala Kebohongan Award Prabowo

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:10 WIB

Fraksi Nasdem DPRD Jakarta Minta Penetapan Wagub Ditunda Usai Pilpres 2019

Fraksi Nasdem DPRD Jakarta Minta Penetapan Wagub Ditunda Usai Pilpres 2019

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 14:37 WIB

Terkini

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

×