Hoaks Surat Suara, Andi Arief Dapat Penghargaan Paling Halusinasi dari PSI

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Jum'at, 04 Januari 2019 | 16:18 WIB
Hoaks Surat Suara, Andi Arief Dapat Penghargaan Paling Halusinasi dari PSI
Partai Solidaritas Indonesia atau PSI memberikan penghargaan Kebohongan Hakiki kepada Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat Andi Arief mendapatkan penghargaan kebohongan terhalu atau halusinasi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Penghargaan ini diberikan setelah politikus Partai Demokrat itu ikut men-tweet isu hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ketua DPP PSI Tsamara Amany menilai Andi Arief telah melakukan kebohongan publik lewat cuitannya tersebut.

Meski Andi Arief mengaku hanya memberikan peringatan kepada KPU lewat cuitan tersebut, caleg PSI itu menilai hal tersebut hanya akal-akalan Andi untuk membela diri.

"Itu upaya ngeles saja, setelah ramai baru bilang itu warning, kenapa tidak langsung sampaikan kepada KPU saja, kenapa langsung ke publik?," kata Tsamara di Kantor DPP PSI, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2019).

Caleg PSI ini kemudian menganggap cuitan Andi Arief di akaun twitter pribadinya untuk membangun opini publik terkait penyelenggeraaan pemilu. Dan menganggap pasangan Jokoi - Ma'ruf Amin melakukan kecurangan.

"Jelas ia ingin memberikan opini kalau pasangan nomor urut 01 melakukan kecurangan," kata dia.

Sebelumnya, pada Rabu, (2/1/2019), Andi Arief melalui akun twitternya mencuit kabar ada tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun kemudian cuitannya itu dihapus.

Malamnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bergerak ke lokasi. Setelah mengecek ke pihak bea cukai, KPU menyatakan informasi tersebut hoaks. KPU juga meminta kepolisian menelusuri semua akun media sosial yang menyebarkan informasi itu.

Selain Andi Arief, Kebohongan Award yang digelar PSI itu juga memberikan penghargaan Kebohongan Terlebay kepada Capres Prabowo Subianto dan penghargaan Kebohongan Terhakiki kepada Cawapres Sandiaga Uno.

baca juga

Ketiga piala dan piagam penghargaan itu dikirim langsung oleh PSI menggunakan jasa antar ojek online. Dua penghargaan dikirim ke kantor BPN Prabowo-Sandi di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru dan satu lagi ke kantor DPP Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jumat (4/1/2019) siang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Proyek Tol Cipali Tanpa Utang, Sandiaga Raih Kebohongan Hakiki Award

Sebut Proyek Tol Cipali Tanpa Utang, Sandiaga Raih Kebohongan Hakiki Award

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:30 WIB

Polisi Sebut Pemeriksaan Rumah di Lampung Terkait Cuitan Andi Arief

Polisi Sebut Pemeriksaan Rumah di Lampung Terkait Cuitan Andi Arief

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 15:15 WIB

Prabowo Dapat Penghargaan Capres dengan Kebohongan Paling Lebai

Prabowo Dapat Penghargaan Capres dengan Kebohongan Paling Lebai

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 14:51 WIB

Polisi Akui Anggota Cyber Datangi Rumah Andi Arief

Polisi Akui Anggota Cyber Datangi Rumah Andi Arief

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 14:47 WIB

Rumah Digeruduk Polisi, Andi Arief: Mohon Hentikan Bapak Presiden

Rumah Digeruduk Polisi, Andi Arief: Mohon Hentikan Bapak Presiden

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 14:27 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×