Di Depan Maruf Amin, Romi Klaim PPP Sudah Tidak Pecah

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Minggu, 06 Januari 2019 | 23:07 WIB
Di Depan Maruf Amin, Romi Klaim PPP Sudah Tidak Pecah
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengungkapkan dualisme di tubuh PPP sudah tidak ada lagi. Romi mengatakan berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap memberikan keabsahan kepada kepengurusan DPP PPP hasil Muktamar VIII PPP 2016 di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta yang dipimpinnya.

Hal itu disampaikan Romi dalam pidato di acara Hari Lahir (Harlah) PPP ke-46 di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019). Dalam acara tersebut hadir Calon Wakil Presiden pasangan Joko Widodo atau Jokowi, Maruf Amin. PPP mendukung Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019.

Romi mengatakan dengan adanya putusan tersbut, maka tidak boleh ada lagi pihak yang dengan sengaja atau tidak sengaja menyatakan diri lagi sebagai pimpinan PPP. Jika masih ada yang mengaku-ngaku, dia mengimbau kadernya untuk tidak segan membersihkannya.

"Saya sudah menginstruksikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kalau masih ada yang ngaku-ngaku apa lagi membawa aspirasi berbeda dari kepengurusan partai, sapu, sisir, sikat," tutur Romi dalam pidatonya di acara Harlah PPP ke-46 di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019) malam.

Romi menegaskan siap bertanggung jawab atas instruksinya itu. Menurtnya, tak ada kompromi bagi pihak-pihak yang ingin merusak partainya itu.

"Yang tanggung jawab Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat. Tidak ada kompromi, ini soal kehormatan penegakan panji-panji Partai Persatuan Pembagunan," pungkasnya.

Sebelumnya, PPP hasil dari Musyawarah Kerja Nasional (Muktamar) Jakarta mendukung Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019. Ketua Umum PPP hasil mukernas Jakarta Humprey Djemat bersama puluhan kader mendatangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2018).

Seusai melakukan pembicaraan internal bersama Prabowo, mereka melakukan deklarasi dukungannya. Saat deklarasi, Humprey menjelaskan PPP Jakarta telah melangsungkan Muktamar pada 15 dan 16 November 2018.

Hasil muktamar itu, seluruhnya sepakat untuk mendukung Prabowo – Sandiaga. Tak hanya itu, keputusan itu juga berasal dari masukan para ulama serta kiai.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hindari Pemimpin Jahil, Orangtua Muslim Diminta Kirim Anaknya ke Pesantren

Hindari Pemimpin Jahil, Orangtua Muslim Diminta Kirim Anaknya ke Pesantren

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 07:06 WIB

Usai Salat Maghrib, Jokowi Didoakan Nenek-nenek Lanjut Dua Periode

Usai Salat Maghrib, Jokowi Didoakan Nenek-nenek Lanjut Dua Periode

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 06:47 WIB

Sebut Maruf Amin Pengikut PKI, Kiai Saadullah Basuni Minta Maaf

Sebut Maruf Amin Pengikut PKI, Kiai Saadullah Basuni Minta Maaf

News | Sabtu, 05 Januari 2019 | 22:12 WIB

Riset Binokular, Jokowi Capres Terbanyak yang Diberitakan pada 2018

Riset Binokular, Jokowi Capres Terbanyak yang Diberitakan pada 2018

Tekno | Sabtu, 05 Januari 2019 | 22:05 WIB

Sebut Ma'ruf Amin Pengikut PKI, KH Sa'adullah Basuni Dilapor Polisi

Sebut Ma'ruf Amin Pengikut PKI, KH Sa'adullah Basuni Dilapor Polisi

News | Sabtu, 05 Januari 2019 | 16:03 WIB

Terkini

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:24 WIB

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 14:23 WIB

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:21 WIB

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:08 WIB

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 14:05 WIB

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:00 WIB

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

×