Sebut Pernyataan Jokowi Aneh, Sandiaga: Berarti Hanya Presiden yang Boleh?

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 13 Januari 2019 | 16:58 WIB
Sebut Pernyataan Jokowi Aneh, Sandiaga: Berarti Hanya Presiden yang Boleh?
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. (Suara.com/Chyntia Sami)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menganggap pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi aneh, setelah mengatakan menjadi pemimpin harus memiliki pengalaman. Menurutnya, hal itu sangatlah aneh.

Sandiaga mengatakan, jika memimpin negara haruslah orang yang sudah memiliki pengalaman, maka sama artinya yang boleh menjadi pemimpin negara adalah presiden sebelumnya. Pernyataan itu dinilai oleh Sandiaga tidak tepat.

"Akan sangat aneh kalau ada pernyataan tidak boleh mencalonkan diri kalau belum pernah memimpin negara, berarti hanya presiden sebelumnya yang boleh," kata Sandiaga saat ditemui di Pasar Lokbin Rorotan, Jakarta Utara, Minggu (13/1/2019).

"Sementara Pak SBY sudah dua kali mencalonkan," imbuh Sandi.

Menurut Sandiaga, keputusannya mencalonkan diri sebagai wakil presiden bukanlah untuk kepentingan pribadinya, melainkan untuk memenuhi panggilan rakyat. Keputusannya ini mencerminkan bentuk demokrasi untuk mengubah Indonesia menjadi lebih baik lagi.

"Kami mencalonkan diri sebagai bentuk demokrasi karena kami merasa terpanggil. Jadi kami ini pencalonan bukan untuk Prabowo dan Sandi, ini untuk masyarakat dan biarkan masyarakat yang menilai," ungkap Sandiaga.

Mantan Wagub DKI Jakarta ini mengklaim selalu mendapatkan tanggapan positif dari rakyat saat mendatangi sejumlah daerah saat kampanye. Ia pun optimis bisa membawa perubahan besar bagi warga Indonesia jika terpilih.

"Alhamdulillah tanggapan masyarakat semakin hari semakin kuat dan harapan mereka akan perubahan semakin terasa. Mudah-mudahan 17 April 2019 bisa terwujud," pungkas Sandi.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan faktor pengalaman penting dimiliki seorang capres. Sebab, jika tak punya pengalaman dan justru menang dalam kontes politik, bisa dipastikan bakal menyita waktu untuk kembali belajar yang seharusnya digunakan untuk bekerja.

baca juga

"Saya mulai dari pemerintahan kota, provinsi, sudah itu negara. Jadi sekarang masuk lagi ke level mengelola negara, saya biasa-biasa saja karena sudah memiliki pengalaman. Bayangkan, apalagi kalau belum punya pengalaman langsung mengelola negara. Butuh waktu berapa tahun (belajar), itu pertanyaan saya?," ujar Jokowi saat menghadiri deklarasi Alumni Universitas Indonesia Jokowi-Amin, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Gabungan Novel untuk Muluskan Jokowi di Debat Pilpres? Ini Bantahan TKN

Tim Gabungan Novel untuk Muluskan Jokowi di Debat Pilpres? Ini Bantahan TKN

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 16:17 WIB

Harga Tomat Melonjak, Sandiaga Sindir Pemerintah Tak Berpihak ke Rakyat

Harga Tomat Melonjak, Sandiaga Sindir Pemerintah Tak Berpihak ke Rakyat

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 15:56 WIB

Tim Gabungan Novel Dikaitkan ke Politik, TKN: Kubu Prabowo Selalu Nyinyir

Tim Gabungan Novel Dikaitkan ke Politik, TKN: Kubu Prabowo Selalu Nyinyir

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 15:47 WIB

Pedagang Pasar Minta Modal Rp 5 Juta, Sandiaga: Nanti Dibantu Ok Oce

Pedagang Pasar Minta Modal Rp 5 Juta, Sandiaga: Nanti Dibantu Ok Oce

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 15:17 WIB

Kampanye 1.000 Titik Dianggap Hoaks, BPN: Sandiaga Satu Hari 10 Titik

Kampanye 1.000 Titik Dianggap Hoaks, BPN: Sandiaga Satu Hari 10 Titik

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 15:01 WIB

Terkini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:35 WIB

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:30 WIB

×