Grup WA Bolo-Dewe, Sarana Siswa di Solo Janjian Bolos Berjamaah

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 15 Januari 2019 | 15:33 WIB
Grup WA Bolo-Dewe, Sarana Siswa di Solo Janjian Bolos Berjamaah
ponsel pelajar yang kena razia Satpol PP karena tertangkap membolos. (Istimewa/Solopos.com)

Suara.com - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo menangkap 12 pelajar sekolah lantaran membolos, Selasa (15/1/2019). 12 pelajar itu terdiri dari delapan anak SMA dan empat pelajar SMP.

Saat digeledah, petugas menemukan adanya sebuah grup di aplikasi WhatsApp bernama Bolo-Dewe. Grup WA itu diduga sengaja dibuat khusus bagi siswa yang suka madol.

Seperti dikutip Solopos.com--jaringan Suara.com, YD yang berperan sebagai admin itu mengaku baru beberapa bulan membuat grup WA Bolo-Dewe. Lewat grup WA itu, YD berkoordinasi dengan anggota grup untuk memberikan kepastian soal rencana membolos satu hari sebelumnya.

Setelah bersepakat untuk tak masuk sekolah. Di grup itu, para siswa itu pun berjanjian lokasi mana yang akan dijadikan tempat berkumpul saat membolos.

YD pun mengaku baru sekali ini dan sudah jera setelah tertangkap Satpol PP.

Kabid Tibum Tranmas, Agus Sis Wuryanto, mengatakan para pelajar yang tertangkap kedapatan sedang bersantai di warung makan pada saat jam sekolah.

"Para pelajar sering kali beralasan terlambat sehingga tidak masuk sekolah. Alasan klasiknya ya kesiangan, tetap kami amankan di markas Satpol PP untuk kami lakukan pembinaan,” ujarnya.

Ia menambahkan operasi siswa bolos dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Solo. Operasi dilakukan pada pukul 08.00 hingga pukul 10.00 WIB dengan sasaran lokasi yang sering digunakan untuk nongkrong.

Menurutnya, para siswa yang tertangkap lalu dibina di markas Satpol PP dan diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatan mereka. Kemudian guru sekolah para pelajar itu dipanggil untuk menjemput mereka.

baca juga

Siswa yang tertangkap bolos untuk kali kedua diwajibkan lapor ke markas Satpol PP setiap hari dan sekolah siswa tersebut harus berkoordinasi dengan Satpol PP.

Ia menambahkan para siswa yang tertangkap lantas dibawa ke Griya PMI, Mojosongo, untuk melihat kaum tunawisma agar siswa menyadari dampak dari membolos. Selain dibina, handphone para siswa diperiksa untuk memastikan tidak ada konten porno.

Siswa yang kedapatan memiliki video porno akan dipanggil orang tuanya. Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, pada 2019, Satpol PP menangkap 49 siswa yang membolos dari berbagai kawasan di Kota Solo.

Sumber: Solopos.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar Anggota Paguyuban Korban Rezim Milik Ahmad Dhani

Daftar Anggota Paguyuban Korban Rezim Milik Ahmad Dhani

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 11:55 WIB

Kerajaan Inggris Punya Grup WA Keluarga, Apa Saja Obrolannya?

Kerajaan Inggris Punya Grup WA Keluarga, Apa Saja Obrolannya?

Lifestyle | Senin, 10 Desember 2018 | 14:02 WIB

Warkop di Surabaya Dilarang Layani Siswa Bolos Sekolah

Warkop di Surabaya Dilarang Layani Siswa Bolos Sekolah

News | Senin, 19 Maret 2018 | 19:32 WIB

Dimarahi Karena Bolos Sekolah, Bocah 11 Tahun Gantung Diri

Dimarahi Karena Bolos Sekolah, Bocah 11 Tahun Gantung Diri

News | Minggu, 16 Maret 2014 | 15:50 WIB

Terkini

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

×