Ahmad Muzani: Indonesia Bisa Kapan Saja Keluar BoP, Tapi Butuh Hal Ini

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:47 WIB
Ahmad Muzani: Indonesia Bisa Kapan Saja Keluar BoP, Tapi Butuh Hal Ini
Ketua MPR Ahmad Muzani. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan Indonesia dapat keluar dari Board of Peace (BoP) kapan saja, menanggapi serangan AS ke Iran.
  • Keanggotaan Indonesia di BoP bertujuan mempercepat kemerdekaan, pembangunan, rekonstruksi, dan rehabilitasi Palestina sesuai tujuan utama pembentukannya.
  • Surya Paloh menyebut Indonesia masih anggota BoP meskipun ada gejolak Timur Tengah, tetapi opsi keluar memerlukan evaluasi dan kesepakatan bersama.

Suara.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan, pilihan keluar dari Board of Peace (BoP) bisa saja dilakukan oleh Indonesia kapan saja.

Hal ini disampaikan Muzani menanggapi serangan Amerika Serikat (AS) selaku inisiator BoP, ke Iran.

Menurut Muzani, keanggotaan Indonesia di BoP baik ikut serta maupun keluar, sudah kerap disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

"Bagi Indonesia masuk dan keluar BOP adalah sesuatu yang, yang sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh presiden," kata Muzani usai bertemu Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/2/2206).

Meski Indonesia bisa kapan pun memutuskan keluar dari keangggotaan, Muzani menilai proses menuju ke arah sana perlu kesepakatan bersama.

"Kita bisa saja kapan saja bisa keluar tetapi sekali lagi itu harus atas kesepakatan bersama-sama," kata Muzani.

Sementara itu bagaimana pandangan MPR atas keikutsertaan Indonesia di BoP? Muzani menyampaikan keanggotan di BoP menjadi bagian dari upaya untuk mempercepat proses kemerdekaan Palestina, serta pembangunan, rekonstruksi, dan rehabilitasi di negara tersebut.

"Dan itu tujuan utama dibentuknya BOP," kata Muzani.

"Nah cuma kemudian ada persoalan Iran ini saya kira itu yang juga beliau (presiden) tadi malam menyampaikan pandangan itu lebih jelas lagi," ujarnya.

baca juga

Indonesia sejauh ini masih ikut serta dalam keanggotaan di Board of Peace (BoP). Langkah tersebut tetap diambil, kendati gejolak di Timur Tengah meningkat akibat eskalasi konflik Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, sembari mengungkapkan pembahasan mengenai BoP dalam pertemuan silaturahmi dan diskusi yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.

"Sampai hari ini barangkali masih dalam posisi seperti itu," kata Paloh usai pertemuan, Selasa (3/2/2026) malam.

Meski sejauh ini tetap menjadi anggota BoP, tidak menutup kemungkinan Indonesia bersama negara lain anggota BoP mengambil opsi lain.

"Kecuali ada perkembangan bersama beberapa negara lain nanti, mengevaluasi ulang kembali arti keberadaan Indonesia di BoP bersama beberapa negara lainnya," kata Paloh.

Paloh mengungkapkan dalam pertemuan Selasa malam, Prabowo sekaligus menjelaskan latar belakang serta pemikiran strategis yang menjadi alasan Indonesia menjadi anggota BoP.

Selain menyoal BoP, Prabowo bersama pimpinan parpol, mantan presiden dan mantan wakil presiden, serta eks menteri luar negeri, turut membahas mengenai situasi terkini di Timur Tengah pasca konflik Iran dengan AS-Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar UGM: Perang AS-Israel Vs Iran Pertegas Momentum Indonesia Keluar dari Board of Peace

Pakar UGM: Perang AS-Israel Vs Iran Pertegas Momentum Indonesia Keluar dari Board of Peace

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:24 WIB

Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak

Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:02 WIB

Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama

Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:50 WIB

Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?

Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:39 WIB

Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace

Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:59 WIB

Iran Tutup Pintu Negosiasi AS, Indonesia Tetap Tawarkan Diri Jadi Mediator

Iran Tutup Pintu Negosiasi AS, Indonesia Tetap Tawarkan Diri Jadi Mediator

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:30 WIB

Aksi Solidaritas Untuk Iran di Kedubes Amerika

Aksi Solidaritas Untuk Iran di Kedubes Amerika

Foto | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:57 WIB

Terkini

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 05:58 WIB

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 05:13 WIB

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

×