Saking Cinta, Anak Mutilasi dan Simpan Kepala Ibu Kandung di Kulkas

Reza Gunadha

Rabu, 16 Januari 2019 | 13:44 WIB
Saking Cinta, Anak Mutilasi dan Simpan Kepala Ibu Kandung di Kulkas
Ilustrasi keranda mayat [Keranda Jenazah Stainless - WordPress.com]

Suara.com - Gong Yu Wei, lelaki keturunan Cina yang menjadi warga Hawaii, Amerika Serikat, mengakui membunuh dan memutilasi ibu kandungnya karena bertengkar dalam flat mereka di Honolulu.

Lelaki berkumis itu mengakui semua perbuatannya yang dilakukan tahun 2017 itu, dalam persidangan vonis, seperti diberitakan South Morning China Post, Selasa (15/1/2019).

Oleh pengadilan, Gong Yu Wei dihukum 30 tahun penjara karena terbukti melanggar pasal pembunuhan.

Kasus ini terbongkar sejak Gong Yu Wei melakukan panggilan telepon kepada polisi pada tahun 2017 untuk menyerahkan diri. Sebelumnya, ia sudah melakukan upaya bunuh diri tapi tak berhasil.

Berdasarkan berkas pengadilan, Gong Yu Wei mengakui membunuh ibunya Gong Liu Yun sekitar enam bulan sebelum dirinya melakukan panggilan telepon ke polisi.

Polisi lantas datang ke rumahnya dan bertanya “di mana ibumu?, Gong Yu Wei menjawab “Ada di lemari es.”

Setengah percaya, polisi lantas memeriksa kulkas lelaki tersebut dan menemukan jenazah manusia yang sudah termutilasi.

Polisi menemukan dua tangan dan kepala yang sudah terpenggal. Potongan-potongan tubuh itu dimasukkan dalam kantong plastik berwarna hitam.

Gong Yu Wei, lelaki keturunan Cina yang menjadi warga Hawaii, Amerika Serikat, mengakui membunuh dan memutilasi ibu kandungnya karena bertengkar dalam flat mereka di Honolulu. [South China Morning Post]
Gong Yu Wei, lelaki keturunan Cina yang menjadi warga Hawaii, Amerika Serikat, mengakui membunuh dan memutilasi ibu kandungnya karena bertengkar dalam flat mereka di Honolulu. [South China Morning Post]

Tahun lalu, ia sebenarnya sudah mengakui bersalah atas pembunuhan, guna menghindari hukuman seumur hidup.

baca juga

Pengacara pembela dan jaksa penuntut dalam kasus ini mengatakan, itu adalah kesepakatan yang didukung keluarga korban.

Dalam persidangan yang dihelat pada Senin (14/1) awal pekan ini, lelaki berusia 28 tahun tersebut hanya bisa menunduk.

Saat diberi kesempatan hakim untuk berbicara, Gong mengatakan “Saya malu atas perbuatan itu semua. Aku minta maaf kepada seluruh keluarga di Cina maupun Hawaii.”

“Untuk mendiang ibu, aku benar-benar menyesal. Maafkan aku bu.”

Pengacaranya, Darcia Forester, mengungkapkan Gong sebenarnya sudah mendapat pengampunan dari keluarganya sendiri.

“Pengampunan itu sebenarnya bisa membebaskan Gong dari semua jerat hukum. Tapi dia merasa tak pantas mendapat pengampunan itu sehingga pesidangan diteruskan,” tuturnya.

"Saya ingin menjelaskan, bahwa dia memang benar-benar mencintai ibunya. Dia sangat sayang kepada ibunya, dan menurut Gong, ibunya sangat baik serta mencitainya juga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belajar Ilmu Hitam, Anak Mutilasi dan Minum Darah Ibu Kandung

Belajar Ilmu Hitam, Anak Mutilasi dan Minum Darah Ibu Kandung

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 20:14 WIB

Sumariya Dimutilasi, Dibakar, dan Darahnya Diminum Anak Kandung

Sumariya Dimutilasi, Dibakar, dan Darahnya Diminum Anak Kandung

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 14:35 WIB

Geger Potongan Kepala, Korban Ternyata Dipenggal Teroris MIT Ali Kalora

Geger Potongan Kepala, Korban Ternyata Dipenggal Teroris MIT Ali Kalora

News | Senin, 31 Desember 2018 | 16:58 WIB

Dipenggal Usai Makan Pagi, Kepala dan Tubuh A Ditemukan Jarak 2 Km

Dipenggal Usai Makan Pagi, Kepala dan Tubuh A Ditemukan Jarak 2 Km

News | Senin, 31 Desember 2018 | 15:32 WIB

Terkini

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:38 WIB

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Bukan Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang

Bukan Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Bangkai Kapal Terbalik, Lorong Tertutup Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban Virgo

Bangkai Kapal Terbalik, Lorong Tertutup Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban Virgo

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Malang | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

×