Media Asing: Debat Capres Tak Ada Ide Baru, Jokowi - Prabowo seperti Robot

Reza Gunadha

Jum'at, 18 Januari 2019 | 13:42 WIB
Media Asing: Debat Capres Tak Ada Ide Baru, Jokowi - Prabowo seperti Robot
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berpelukan dan bersalaman usai mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Media asing mengkritik kedua pasangan Capres dan Cawapres Indonesia, dalam Debat Pilpres 2019 mengenai hukum, hak asasi manusia, korupsi, serta terorisme di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1) malam.

James Massola, Koresponden The Sydney Morning Herald untuk Asia Tenggara dan berbasis di Jakarta, bahkan menyebut Jokowi - Maruf Amin serta Prabowo Subianto - Sandiaga Uno seperti robot dalam debat tersebut.

Dalam artikel berjudul Jokowi vs Prabowo: Indonesian presidential debate robotic, risk-averse, Jumat (18/1/2019), James menulis kedua pasangan tersebut kaku seperti robot saat berdebat demi menghindari risiko politik.

“Jokowi dan Prabowo beserta cawapres mereka masing-masing sebenarnya memunyai semua kartu untuk dimainkan dalam debat, demi mendapatkan banyak pendukung pada pemilu 17 April. Tapi mereka justru tampil kaku bak robot dalam debat justru untuk menghindari risiko serangan,” tulis James.

Dalam analisis James, debat Jokowi versus Prabowo kali ini sebenarnya merupakan babak ulangan pada Pilpres 2014, meski telah berstatus berbeda.

Jokowi kekinian tampil sebagai capres petahana yang memunyai “amunisi” maupun beban setelah 4 tahun memimpin pemerintahan.

“Jokowi telah banyak berinvestasi politik seperti menggenjot proyek pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan. Hal itu bisa dimanfaatkan untuk menyerang lawannya saat debat,” jelasnya.

Tapi di lain sisi, Jokowi bermain aman lantaran semua program pembangunan itu berada di tengah situasi, “Korupsi hampir menjadi endemik dan kemiskinan—meskipun kelas menengah terus tumbuh—masih marak sehingga semua proyek infrastruktur belum cukup untuk menunjukkan kemajuan pemerintahannya.”

Sementara Prabowo, kandidat gagal saat Pilpres 2014 yang juga kalah saat menjadi cawapres pada Pilpres 2009, bermain aman karena ini kali terakhir kesempatan dirinya memenangkan kursi presiden.

baca juga

Menurut James, persoalan kakunya peserta debat itu dimulai sejak KPU memutuskan memberikan kisi-kisi pertanyaan kepada kedua kubu sepekan sebelumnya.

Bagi KPU, tulis James, penyerahan kisi-kisi terebut agar kedua peserta debat bisa memberikan jawaban substantif dan menginformasikan segala sesuatu lebih baik kepada pendengar.

“Tapi yang terjadi justru sebaliknya, Kisi-kisi pertanyaan itu justru menjadikan debat tak mengalir bebas seperti pada debat Pilpres 2014. Keempat peserta, terutama Jokowi dan Prabowo, menjawab pertanyaan moderator secara terstruktur, terlatih. Tak bebas, itu buruk sekali.”

Namun, pada sesi-sesi akhir debat, ketika para kandidat saling mengajukan pertanyaan yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya, debat menjadi sedikit hidup.

“Jokowi memojokkan Prabowo ketika ia bertanya kepada Partai Gerindra memiliki sedikit perempuan pemimpin, serta banyaknya caleg dari kalangan eks koruptor.”

Bagi James, Jokowi sebagai capres petahana memenangkan debat karena dia mampu, lebih sering, untuk memberikan respons kebijakan yang lebih rinci, “Meskipun dia terkadang tampak terlalu teknokratis.”

Alhasil, dalam artikel di The Sidney Morning Herald, James menilai debat itu berakhir tanpa adanya ide-ide besar baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Demokrat: Prabowo Santun, Ramah, Hangat dan Penuh Senyum

Politisi Demokrat: Prabowo Santun, Ramah, Hangat dan Penuh Senyum

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 13:18 WIB

Tim Prabowo: Jokowi Ternyata Agresif, Kasar, Keras dan Punya Watak Otoriter

Tim Prabowo: Jokowi Ternyata Agresif, Kasar, Keras dan Punya Watak Otoriter

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 13:07 WIB

Debat Pilpres 2019, Tim Prabowo: Mata Jokowi - Maruf Selalu Contek Kertas

Debat Pilpres 2019, Tim Prabowo: Mata Jokowi - Maruf Selalu Contek Kertas

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 12:53 WIB

Debat Pilpres 2019, Netizen Twitter Buat Meme Kocak Ini

Debat Pilpres 2019, Netizen Twitter Buat Meme Kocak Ini

Tekno | Jum'at, 18 Januari 2019 | 12:48 WIB

Terkini

Uji Pasal Santet Ditarik, MK Hentikan Perkara dan Larang Pemohon Ajukan Lagi

Uji Pasal Santet Ditarik, MK Hentikan Perkara dan Larang Pemohon Ajukan Lagi

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:04 WIB

Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat

Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:03 WIB

Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar

Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Zaman Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:02 WIB

Everyone's Darling Has a Secret Dapat Anime, Romansa Siswa Biasa dan Idol

Everyone's Darling Has a Secret Dapat Anime, Romansa Siswa Biasa dan Idol

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 12:00 WIB

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka, DPR: Jangan Mengambinghitamkan Petugas Garda Depan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:58 WIB

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

B50 untuk Swasembada Energi: Mengapa Dampaknya Tak Hanya Soal Impor BBM

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:56 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 11:48 WIB

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

×