Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir, FPI: Kenapa Menjelang Pilpres 2019?

Dwi Bowo Raharjo, Walda Marison

Jum'at, 18 Januari 2019 | 18:56 WIB
Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir, FPI: Kenapa Menjelang Pilpres 2019?
Kuasa hukum capres Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (tengah) di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat , Jumat (18/1). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Juru Bicara DPP Front Pembela Islam (FPI) Slamet Ma'arif menilai dibebaskannya Abu Bakar Baasyir oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi syarat muatan politis. Menurut Slamet, jika alasan Jokowi karena kemanusiaan, seharusnya pembebasan sudah dilakukan dari dulu.

Fakta Baasyir dibebaskan saat masa kampanye Pemilu 2019 membuat dirinya bertanya - tanya.

"Beliau tidak bersalah dan korban kriminalisasi seharusnya bebas dari kemarin-kemarin, harusnya sudah bebas dari dulu kenapa baru sekarang jelang pilpres ? Ada apa?," kata Slamet Ma'arif saat kepada Suara.com, Jumat (18/1/2019).

Ketua Persaudaraan Alumni 212 menyebut Jokwoi yang juga Capres petahana hanya ingin mencari perhatian umat muslim menjelang Pemilu 2019. Mengingat banyak ulama yang terjerat kasus hukum dimasa pemerintahanya.

"Kalau niat dihati jadi saya nggak tahu, tapi indikasi kearah sana terlihat (meraup suara umat muslim)," terangnya.

Menurut Slamet, cara Jokowi tidaka akan berhasil mendapatkan perhatian umat muslim. Dia menilai umat muslim Indonesia sudah tahu mana pemimpin yang akan dipilih saat 17 April mendatang.

"Kurang yakin saya (dengan cara Jokowi) karena umat tahu siapa yang penjarakan, dan umat paham sikap ustadz Abu Bakar Baasyir terhadap ini rezim," terangnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut alasan kemanusiaan yang membuat pemerintah membebaskan terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir. Pimpinan jamaah Ashoru Tauhid (JAT) itu sudah resmi bebas hari ini.

baca juga

Jokowi mengatakan alasan dirinya membebaskan Baasyir karena mempertimbangkan alasan kemanusiaan. Mengingat Ba'asyir sudah berusia lanjut

"Ya yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya beliau kan sudah sepuh, ya pertimbangannya kemanusiaan," ujar Jokowi di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rencana Tinggal di Kampung Jokowi Setelah Bebas, Polri Bakal Pantau Baasyir

Rencana Tinggal di Kampung Jokowi Setelah Bebas, Polri Bakal Pantau Baasyir

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 18:09 WIB

Bebaskan Abu Bakar Baasyir, Jokowi: Pertimbangannya Sejak Awal 2018

Bebaskan Abu Bakar Baasyir, Jokowi: Pertimbangannya Sejak Awal 2018

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 17:35 WIB

Jokowi Putuskan Bebaskan Abu Bakar Baasyir saat Latihan Debat Pilpres 2019

Jokowi Putuskan Bebaskan Abu Bakar Baasyir saat Latihan Debat Pilpres 2019

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 17:20 WIB

Dibebaskan Jokowi, Ini Tanggapan Napi Kasus Teroris Abu Bakar Baasyir

Dibebaskan Jokowi, Ini Tanggapan Napi Kasus Teroris Abu Bakar Baasyir

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 17:07 WIB

Terkini

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 07:15 WIB

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:45 WIB

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 06:30 WIB

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 06:25 WIB

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Tak Siapkan Pidato, Penyanyi Cilik Etenia Croft Sukses Sabet Trofi AMI Awards 2026

Entertainment | Minggu, 08 November 2026 | 06:05 WIB

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Dari Dapur hingga Bengkel Pelosok: 12 Inovasi Nyata Anak Bangsa Selamatkan Masa Depan Bumi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 05:55 WIB

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

×