Banyak Korban Lakalantas, Fly Over Kretek akan Dibuatkan Jalur Baru

Silfa Humairah Utami

Minggu, 20 Januari 2019 | 03:00 WIB
Banyak Korban Lakalantas, Fly Over Kretek akan Dibuatkan Jalur Baru
Ilustrasi fly over. (Dok Suara.com)

Suara.com - Kepala Bidang Reservasi Direktorat Jenderal Bina Marga Balai VII, Birviq Ady S menyatakan akan membangun jalan baru di bawah fly over Kretek di Desa Taraban Kecamatan Paguyangan, Brebes Jawa Tengah. Jalan baru itu nantinya akan difungsikan untuk truk-truk bermuatan berat.

"Jadi nanti truk bermuatan berat tidak boleh lewat atas, tapi lewat jalan baru yang akan kami bangun," ucap Birviq Ady, Sabtu (19/1/2019).

Diketahui, fly over Kretek sejak difungsikan pada 2017 lalu, telah terjadi sebanyak 30 Kecelakan lalu lintas dan memakan korban jiwa sebanyak 35 orang meninggal dunia.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pun turun tangan dan sudah melakukan investigasi, merekomendasikan untuk dibuat jalur baru di bawah fly over.

"Kebanyakan akibat truk muatan berat saat melintas fly over terjadi rem blong, kecelakaan terjadi baik di sekitar fly over maupun sepanjang jalur menuju Bumiayu," katanya.

Karenanya, jalur baru akan dibuat pada 2019 ini, dengan memanfaatkan jalan di bawah fly over, atau lintasan sebidang jalur kereta api.

"Desember sudah lelang tinggal penetapan menunggu kontrak, Senin besok kita rapatkan termasuk PT KAI karena memanfaatkan perlintasan sebidang," tuturnya.

Selain pembuatan jalur baru tersebut, pihaknya juga akan mengoptimalkan jembatan timbang di Ajibarang. Dari jembatan timbang tersebut, petugas secara serius untuk melarang kendaraan overload melintasi fly over Kretek.

"Desember sosialisasi truk muatan berat dilarang melintas, mengaktifkan Jembatan Timbang Ajibarang, pemasangan CCTV, dan pembuatan jalur escape ramp 250 meter dari ujung fly over," terangnya.

baca juga

Slamet Riyadi, warga Bumiayu mengaku keberadaan jalur baru di bawah fly over Kretek untuk lebih cepat dikerjakan agar warga merasa aman.

"Kami warga merasa sangat resah, kecelakaan terus saja terjadi. Kami minta solusinya," kata Slamet yang juga Kordinator Save Fly Over Kretek.

Slamet menerangkan, banyaknya kecelakaan karena truk bermuatan overload yang nekat melintas di atas fly over tersebut. Karena tidak bisa menahan beban, akhirnya mengalami kendala dan menyebabkan kecelakaan.

"Mayoritas disebabkan oleh truk bermuatan overload," terangnya.

Kendati pihaknya pernah mendatangi Dirjen Perhubungan untuk mengoptimalkan Jembatan Timbang Ajibarang. Sebab menurutnya, meski ada peraturan truck overload tidak boleh lewat, namun kenyataannya masih ada yang mencuri dan lewat pada malam hari.

"Kami minta ada tindakan tegas dari pemerintah, ini demi kenyamanan warga karena banyak korban lakalantas di Fly Over Kretek karena truck overload," tandasnya.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Retak, Wali Kota Jakarta Barat Minta Fly Over Rawa Buaya Ditutup

Retak, Wali Kota Jakarta Barat Minta Fly Over Rawa Buaya Ditutup

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 06:00 WIB

Tewaskan Wanita Hamil 7 Bulan, Jalur Maut Pandeglang Renggut 3 Nyawa

Tewaskan Wanita Hamil 7 Bulan, Jalur Maut Pandeglang Renggut 3 Nyawa

News | Senin, 10 Desember 2018 | 10:41 WIB

Inisiatif Lintas - United on Diversity Turunkan Angka Kecelakaan

Inisiatif Lintas - United on Diversity Turunkan Angka Kecelakaan

News | Sabtu, 22 September 2018 | 05:35 WIB

Terkini

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

×