Narapidana Narkoba di Nusakambangan Meninggal karena TBC dan Asma

Pebriansyah Ariefana
Narapidana Narkoba di Nusakambangan Meninggal karena TBC dan Asma
Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. [Antara/Idhad Zakaria]

Dia adalah kasus narkotika yang dipidana 7 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Suara.com - Seorang narapidana narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan meninggal dunia. Narapidana narkoba atas nama Taufik Imam alias Congkel Umur (30) itu meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Djoko Julianto menjelaskan sebelum meninggal dunia, napi yang tercatat sebagai warga Kapuk Sawah, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, itu mengeluh sakit.

"Napi atas nama Taufik Imam alias Congkel Umur (30) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap pada hari Senin (21/1/2019) pukul 01.50 WIB," kata Djoko Julianto di Cilacap, Senin (21/1/2019).

Petugas Lapas Permisan membawanya ke RSUD Cilacap untuk menjalani perawatan lebih lanjut, Minggu (20/1/2019) malam. Sesampainya di RSUD Cilacap Taufik sempat dirawat di Instalasi Gawat Darurat.

Akan tetapi, tidak lama kemudian napi kasus narkotika yang dipidana 7 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan itu meninggal dunia.

Kematian Taufik diduga karena penyakit TBC dan asma yang dideritanya.

Jenazah Taufik untuk sementara disemayamkan di Ruang Pemulasaraan Jenazah RSUD Cilacap guna menunggu penjemputan dari pihak keluarga. (Antara)

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS