Kronologi Duel Maut di Lereng Kelud, Korban Alami Luka Tusuk di Perut

Bangun Santoso

Selasa, 22 Januari 2019 | 10:39 WIB
Kronologi Duel Maut di Lereng Kelud, Korban Alami Luka Tusuk di Perut
Korban duel maut di lereng Gunung Kelud Kabupaten Kediri, Jawa Timur. (Beritajatim.com)

Suara.com - Sutini sangat terpukul dengan kematian putranya Setiyono (30). Perempuan asal lereng Gunung Kelud di Dusun Sumberurip, Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur itu tidak terima.

Sutini mendapati Setiyono dalam keadaan sekarat berdarah-darah hingga akhirnya meninggal dunia.

Bungsu dari tiga bersaudara tersebut sebelumnya ditemukan bersimbah darah di rumah Bowo, tetangganya yang diduga sebagai pelaku pembunuhan, Senin (22/1/2019) sehabis maghrib. Setiyono sempat dilarikan ke bidan desa. Namun, sayangnya nyawanya tidak tertolong.

"Saya tidak tahu masalahnya apa. Anak saya sudah dalam keadaan terluka di bagian ulu hatinya. Luka akibat tertusuk pisau," kata Sutini ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri.

Saat itu, Sutini bersama keluarganya sedang menunggu jenazah korban untuk divisum.

Menurut Sutini, petaka itu datang setelah seorang pemuda bernama Rendy datang ke rumah putranya, Senin sore. Sutini tidak begitu mengenalnya. Tetapi Rendy sudah lama tidak pernah datang untuk menemui putranya.

Saat Rendy datang, korban pamit keluar rumah kepada istrinya, tidak lama setelah maghrib tiba. Kepada sang istri, korban mengaku hendak pergi ke rumah Solikin, warga setempat.

"Pamitnya pergi ke rumah Solikin. Setelah itu, kami dapat kabar Yono (panggilan akrab Setiyono) sudah dalam keadaan terluka parah di rumah Bowo. Kabar itu kami terima dari istri Bowo. Selanjutnya kami kesana,” jelas Sutini.

Menurut keterangan istri Bowo kepada keluarga korban, Setiyono datang ke rumah terduga pelaku seorang diri. Korban mengendari sepeda motor. Setibanya di rumah Bowo, keduanya terlibat cekcok mulut. Setelah itu, korban berusaha menyerang pelaku dengan pisau. Tetapi, oleh pelaku dihindari. Senjata tajam tersebut itu lalu mengarah ke tubuh korban sendiri.

baca juga

“Kalau menurut keterangan istri Bowo, anak saya yang menyerang menggunakan pisau. Tetapi dihindari dan justru berbalik arah ke anak saya sendiri. Kami belum tahu kebenarannya,” ungkap Sutini dengan nada sedih.

Usai peristiwa berdarah itu, Polres Kediri langsung mengamankan Bowo. Bapaka satu anak tersebut dibawa ke Markas Polres Kediri untuk dimintai keterangan.

Sementara, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri untuk divisum.

Sumber: Beritajatim.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cekcok Berujung Maut, Setiyono Tewas Ditusuk Tetangga Sendiri

Cekcok Berujung Maut, Setiyono Tewas Ditusuk Tetangga Sendiri

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 10:35 WIB

Terlibat Duel Maut, Pelaku Penusukan di Lereng Kelud Dikenal Tertutup

Terlibat Duel Maut, Pelaku Penusukan di Lereng Kelud Dikenal Tertutup

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 10:08 WIB

Duel Maut di Lereng Kelud, Bowo Habisi Setiyono Pakai Sabit dan Pisau

Duel Maut di Lereng Kelud, Bowo Habisi Setiyono Pakai Sabit dan Pisau

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 08:46 WIB

Baru 5 Hari Nikah, Alika Tewas di Ranjang Usai Merengek ke Suami

Baru 5 Hari Nikah, Alika Tewas di Ranjang Usai Merengek ke Suami

News | Senin, 21 Januari 2019 | 18:57 WIB

Baru Nikah 5 Hari, Alika Tewas di Ranjang Pengantin

Baru Nikah 5 Hari, Alika Tewas di Ranjang Pengantin

News | Senin, 21 Januari 2019 | 14:21 WIB

Terkini

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:31 WIB

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

×