Kabareskrim Digantikan Idham Aziz, Arsul Sani: Saya Tak Katakan Arief Gagal

Selasa, 22 Januari 2019 | 16:16 WIB
Kabareskrim Digantikan Idham Aziz, Arsul Sani: Saya Tak Katakan Arief Gagal
Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Arsul Sani menilai penggantian Kabareskrim dari Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ke Inspektur Jenderal Idham Aziz merupakan langkah yang tepat. Arsul mengatakan, sosok Arief akan lebih tepat mengisi jabatan barunya sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

Menurut Arsul, kemampuan Arief di bidang sumber daya manusia (SDM) sudah ditunjukkan saat dirinya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat. Ketika itu, kata Arsul Arief dinilai terbukti mampu membenahi SDM di tubuh Polda Kalbar.

"Kalau saya melihatnya memang lebih bagus Pak Arief itu jadi Kalemdiklat. Karena Pak Arief itu di bidang pengembangan SDM. Itu sudah kelihatan sejak dia jadi Kapolda di Kalbar, itu dia benahi benar SDM," kata Arsul di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Asrul menilai mutasi jabatan Arief tidak bisa dinilai sebagai kegagalan saat menjabat sebagai Kabareskrim. Politikus PPP ini menyebut keputusan itu diambil atas dasar pertimbangan kalau Arief memiliki kapasitas yang mempuni untuk mengisi jabatan barunya sebagai Kalemdiklat Polri.

"Saya tidak katakan dia gagal, jadi Kabareskrim tetapi dia ahlinya di situ. Waktu dia jadi As SDM Kapolri itu kan bagus, banyak yang marah-marah sama dia karena tidak bisa 'nitip' lagi, enggak bisa segala macem itu dan dia lebih cocok dan konsen," katanya.

"Kalau saya lihat itu lebih bagus buat mewujudkan cita-cita Pak Tito mewujudkan sosok polisi yang promoter. Orang kan memang ada kelebihan masing-masing," Arief menambahkan.

Berkenaan dengan itu, Arsul juga menilai sosok Idham Azis sebagai pribadi yang tegas cukup pantas untuk mengisi jabatan barunya sebagai Kabareskrim. Asrul mengatakan menjadi tantangan besar bagi Idham untuk membuktikan Bareskrim sebagai institusi yang bersih.

"Yang paling penting yang harus kita tunggu adalah apakah Pak Idham nanti akan bisa dalam tanda kutip membuat Bareskrim itu dipersepsikan sebagai bagian institusi yang bersih lah. Itu saja tantangannya dia kan, gitu," pungkasnya.

Baca Juga: Prabowo Sebut Indonesia Miskin Seperti Haiti, Sri Mulyani: Nggak Sama, Jauh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI