Dua Mahasiswa di Surabaya Nekat Jual Bayi, Alasannya Bikin Miris

Bangun Santoso

Rabu, 23 Januari 2019 | 08:33 WIB
Dua Mahasiswa di Surabaya Nekat Jual Bayi, Alasannya Bikin Miris
Dua terdakwa mahasiswa penjual bayi jalani persidangan di PN Surabaya. (Beritajatim.com)

Suara.com - Dua orang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Surabaya, Jawa Timur nekat menjual anaknya. Mereka adalah Bob Nehemia Oloan Pangihutan Subuea dan Florentina Sukmawati Kartika Dewi.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terungkap bahwa keduanya bersekongkol untuk menyembunyikan buah hati dari hasil hubungan mereka.

Sebagaimana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu J Efendi, niat sepasang kekasih untuk menyembunyikan bayinya tersebut membuahkan hasil.

Saat itu Bob dan Florentina menemukan situs website tentang adopsi anak di internet.

"Di situs tersebut para terdakwa mengutarakan niatnya untuk mencari orang tua asuh untuk anaknya. Kemudian komunikasi berlanjut melalui pesan Whatsapp dengan Yuvi yang merupakan pengelola situs (berkas terpisah)," ungkap jaksa seperti dikutip dari Beritajatim.com, Selasa (22/1/2019).

Yuvi kemudian menyampaikan niat Bob dan Florentina tersebut kepada Alton Prihandita Priantno, makelar jual-beli bayi (berkas terpisah). Atas hal itu, akhirnya menemukan calon orang tua asuh yaitu Mafazza Nur Wahyu Maskuri Putri (berkas terpisah).

"Setelah terjadi kesepakatan, Mafazza kemudian membawa bayi anak kandung para terdakwa dengan memberikan uang sebesar Rp 3,5 juta," terang jaksa Samsu.

Usai surat dakwaan dibacakan, Bob dan Florentina tidak mengajukan eksepsi atau bantahan. Majelis hakim yang diketuai Agus Hamzah akhirnya melanjutkan dengan memeriksa saksi Mafazza.

Dalam kesaksiannya, Mafazza mengaku niat mengadopsi bayi tersebut lantaran sampai saat ini dirinya belum dikaruniai anak.

baca juga

"Saya ingin punya anak karena sampai saat ini saya belum punya anak. Akhirnya saya ingin adopsi anak," katanya.

Ia juga mengaku pernah mendatangi salah satu panti asuhan di Surabaya, untuk mencari bayi yang bisa dijadukan anak asuh.

"Namun tidak bisa. Saya dapat info, kalau di panti asuhan tidak diperbolehkan jika anak yang mau dijadikan anak asuh masih bayi," terang Mafazza.

Buntu dengan situasi tersebut, akhirnya Mafazza mendapati akun instagram dengan nama Konsultasi Hati. Dari situlah Mafazza bisa membeli bayi yang merupakan anak kandung Bob dan Florentina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Petugas Suroboyo Bus Cantik Ini Bikin Warganet Jatuh Hati

Petugas Suroboyo Bus Cantik Ini Bikin Warganet Jatuh Hati

Tekno | Rabu, 23 Januari 2019 | 07:54 WIB

Sepi Penumpang, Garuda dan Wings Air Kurangi Penerbangan Jember - Surabaya

Sepi Penumpang, Garuda dan Wings Air Kurangi Penerbangan Jember - Surabaya

Bisnis | Senin, 21 Januari 2019 | 16:08 WIB

Banjir di Juanda, Motor Disarankan Tidak Menerobos

Banjir di Juanda, Motor Disarankan Tidak Menerobos

Otomotif | Senin, 21 Januari 2019 | 12:05 WIB

ABL 2018/2019: Jumpa Wolf Warriors, CLS Knights Usung Revans

ABL 2018/2019: Jumpa Wolf Warriors, CLS Knights Usung Revans

Sport | Senin, 21 Januari 2019 | 10:30 WIB

Kisah Quina Lasita Ramadani, Bayi 1,5 Tahun Dibunuh Ibu Kandung

Kisah Quina Lasita Ramadani, Bayi 1,5 Tahun Dibunuh Ibu Kandung

News | Minggu, 20 Januari 2019 | 19:43 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×