Survei Indikator: 28,2 Persen Basis Pemilih Prabowo Dukung Jokowi

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 23 Januari 2019 | 17:38 WIB
Survei Indikator: 28,2 Persen Basis Pemilih Prabowo Dukung Jokowi
Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil temuan terbarunya terkait basis pemilih partai terhadap pemilih calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis temuan terbarunya terkait basis pemilih partai terhadap pemilih calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2019. Hasilnya, mayoritas basis pemilih partai koalisi pengusung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno lebih banyak terbelah ke kubu petahana.

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Rizka Halida mengatakan sebanyak 28,2 persen dari total basis pemilih partai koalisi Prabowo - Sandiaga mendukung pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"Basis koalisi Prabowo - Sandiaga sedikit lebih besar yang keluar dari arah dukungan partainya, sekitar 28,2 persen," ujar Rizka di Kantor Indikator Politik Indonesia, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).

Untuk diketahui, maju di Pemilu 2019 pasangan Prabowo - Sandiaga didukung partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Berkarya.

Sementara partai koalisi Jokiwi - Ma'ruf Amin sekitar 24,1 persen yang tidak searah dengan arah dukungan partai.

Rizka menerangkan, pembelahan pemilih terbesar di dalam partai koalisi Prabowo - Sandiaga berada pada basis pemilih partai Berkarya yakni sebesar 42,1 persen dan Demokrat 40,5 persen.

Sedangkan pembelahan pemilih terbesar di dalam partai koalisi Jokowi - Ma'ruf Amin berada di basis pemilih partai PPP sebesar 43,2 persen dan Hanura 39,6 persen.

Terkait hal itu, Rizka mengungkapkan basis koalisi partai Prabowo - Sandiaga secara sosiologis lebih banyak terbelah pada kelompok pemilih perempuan, kelompok usia lanjut, kelompok di pedesaan dan terutama di wilayah Jawa Tengah dan Timur. Sedangkan, basis koalisi Jokowi - Ma'ruf Amin lebih banyak terbelah pada kelompok etnis non Jawa terutama etnis Sunda, Jawa Barat dan Sumatera.

"Kemudian dari sisi psikologis, paparan isu-isu personal capres tampak menunjukan pola yang bervariasi," imbuhnya.

Untuk diketahui, survei tersebut dilakukan sejak 16 - 26 Desember 2018 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Survei itu melibatkan sebanyak 1.220 responden dengan cara wawancara tatap muka.

Adapun, margin of error dari sampel tersebut sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Batal Dibebaskan, Abu Bakar Baasyir Titip Pesan ke Jokowi

Batal Dibebaskan, Abu Bakar Baasyir Titip Pesan ke Jokowi

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 17:17 WIB

LBH Jakarta: Golput Dilindungi Undang - Undang

LBH Jakarta: Golput Dilindungi Undang - Undang

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 16:35 WIB

Prabowo - Sandiaga Laporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Bawaslu

Prabowo - Sandiaga Laporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Bawaslu

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 13:19 WIB

Keponakan Gemas Lihat Prabowo Kalem saat Debat Perdana Pilpres

Keponakan Gemas Lihat Prabowo Kalem saat Debat Perdana Pilpres

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 20:47 WIB

Kubu Prabowo Usul Moderator Debat Akademisi, TKN Jokowi Serahkan ke KPU

Kubu Prabowo Usul Moderator Debat Akademisi, TKN Jokowi Serahkan ke KPU

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 19:35 WIB

Terkini

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB