ABG Disetubuhi Hingga Beranak, Wahyudi: Terakhir Saya Lakukan di Kebun

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 23 Januari 2019 | 19:33 WIB
ABG Disetubuhi Hingga Beranak, Wahyudi: Terakhir Saya Lakukan di Kebun
Wahyudi, tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur. (Beritajatim.com)

Suara.com - Polisi membekuk Wahyudi (32), seorang kuli bangunan lantaran telah menyetubuhi seorang gadis remaja berusia 15 tahun. Bahkan, anak perempuan itu sampai melahirkan bayi laki-laki dari hasil perbuatan bejat Wahyudi.

Terkait kasus ini, Nis, nama samaran korban dipaksa melayani nafsu pelaku sejak pertengahan 2017 lalu, hingga Maret 2018.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang Ipda Yulistiana Sri Iriana menyampaikan, penangkapan pelaku dilakukan setelah polisi menerima laporan dari orang tua korban.

"Tersangka Wahyudi kami tangkap setelah ada laporan dari keluarga korban. Selama menyetubuhi, dia menjanjikan akan menikahi korbannya," Yulistiana seperti diwartakan Beritajatim.com, Rabu (23/1/2019).

Menurutnya, Wahyudi sudah berkeluarga dan memiliki satu anak. Bahkan istri tersangka, kini tengah mengandung anak keduanya yang berusia delapan bulan.

Dalam pemeriksaan, Wahyudi mengaku kalau hubungannya d . Dia selingkuh dengan Bunga selama tiga tahun. “Kami pacaran karena sama-sama mencintai,” ujar tersangka Wahyudi.

Dari hubungan terlarang itu, Wahyudi lantas mengajak korban untul berhubungan badan. Dia menjanjikan akan bertanggungjawab untuk menikahi korban. Persetubuhan pertama dilakukannya pada pertengahan 2017. Kemudian terakhir menyetubuhi korban pada Maret 2018 lalu. "Yang terakhir itu, kami melakukannya di Kebun Sengon Desa Jatisari, Tajinan," tuturnya.

Nis kemudian terlambat datang bulan dan positif hamil. Meski terus menutupi, namun lama-kelamaan perutnya semakin membesar. Karena takut hubungan terlarangnya terbongkar pada bulan November 2018, korban kabur dari rumah. Dia menyusul Wahyudi yang bekerja sebagai kuli bangunan di Jakarta. Selama hampir dua bulan di Jakarta, mereka tinggal di rumah kontrakan.

Baru pada akhir Desember 2018 ketika mau melahirkan, Bunga diantarkan pulang oleh tersangka. Ketika pulang itulah, Bunga ditanya oleh orangtuanya hingga menceritakan semuanya.

baca juga

Lantaran tidak ada itikad baik dan Wahyudi malah menghilang, akhirnya pasca Bunga melahirkan, keluarga Nis melaporkannya ke Polres Malang. Berdasarkan laporan itulah polisi langsung menangkap Wahyudi.

"Saya ditangkap saat bekerja sebagai kuli bangunan di kampung," tandasnya.

Sumber: Beritajatim.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Impiannya, Perempuan Cantik Ini Rela Jadi Kuli Bangunan

Demi Impiannya, Perempuan Cantik Ini Rela Jadi Kuli Bangunan

Lifestyle | Sabtu, 02 Desember 2017 | 16:57 WIB

Begini Kuli Bangunan Bunuh Nenek Maria, dari Mencekik hingga...

Begini Kuli Bangunan Bunuh Nenek Maria, dari Mencekik hingga...

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 19:55 WIB

Kisah Haru Perempuan Berparas Cantik Jadi Kuli Bangunan

Kisah Haru Perempuan Berparas Cantik Jadi Kuli Bangunan

News | Selasa, 20 Juni 2017 | 21:41 WIB

Salut! Istirahat Kerja, Kuli Bangunan Ini Pilih Baca Buku

Salut! Istirahat Kerja, Kuli Bangunan Ini Pilih Baca Buku

Tekno | Rabu, 10 Mei 2017 | 19:39 WIB

Terkini

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

×