Cegah Peredaran Tabloid Indonesia Barokah, Polisi Gandeng Ponpes dan Marbot

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Jum'at, 25 Januari 2019 | 20:54 WIB
Cegah Peredaran Tabloid Indonesia Barokah, Polisi Gandeng Ponpes dan Marbot
Prabowo - Sandiaga Laporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Polda Jawa Timur bekerjasama dengan pesantren dan marbot masjid untuk mencegah makin luasnya peredaran Tabloid Indonesia Barokah menjelang Pilpres 2019. Isi pemberitaan tersebut dianggap kubu Prabowo - Sandiaga bagian dari black campaign atau kampanye hitam.

"Kita sudah bekerjasama dengan para marbot dan pesantren untuk mengantisipasi peredaran tabloid tersebut. Dan mereka sudah tahu itu," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera pada Suara.com, Jumat (25/1/2019).

Berdasarkan hasil temuan Polda Jatim, Barung mengatakan temuan tabloid tersebut selain di pesantren Mojokerto juga ditemukan di Pasurun. Tabloid Indonesia Barokah itu diduga berisikan tulisan menyudutkan salah satu Capres dan Cawapres nomor urut 02.

"Di pasuruan juga kita temukan yang dialamatkan di masjid. Dan sekarang sudah kita amankan. Jumlahnya ribuan ya," ucap Barung.

Dengan banyaknya temuan Tabloid Indonesia Barokah di Jatim yang dialamatkan anonim, tambah Barung, Polda Jatim akan melakukan penyelidikan untuk mengugkap pengirimnya.

"Kita tidak ingin pesta demokrasi ini dicederai dengan adanya black campaign. Jika terbukti, siapapun akan kita tindak tegas karena ini sudah menjadi tanggungjawab kepolisian, tentunya kita juga akan berkoordinasi dengan Mabes Polri dalam hal ini," katanya.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pada Jumat (25/1/2019) siang, melaporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers. Hal itu dilakukan lantaran pemberitaan tabloid tersebut dinilai menyebar kebencian dengan melakukan fitnah kepada Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02.

Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Prabowo - Sandiaga, Y. Nurhayati mengungkapkan bahwa Tabloid Indonesia Barokah menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Pasalnya, salah satu konten berjudul 'Membohongi Publik untuk Kemenangan Politik' yang dimuat dalam tabloid itu dinilai berpotensi menimbulkan permusuhan.

"Berpotensi menimbulkan permusuhan baik antar golongan pendukung Bapak Prabowo maupun umat Islam karena membuat kegaduhan dan keonaran dimasyarakat akibat tabloid Indonesia Barokah," kata Nurhayati di Kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Periksa Tjahjo Kumolo, KPK Telisik Rapat Komisi II DPR soal Meikarta

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI