Jalur Kereta Api Batang Semarang Terendam Air dan Tertimbun Longsor

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 27 Januari 2019 | 10:55 WIB
Jalur Kereta Api Batang Semarang Terendam Air dan Tertimbun Longsor
Jalur kereta api terendam air dan tertutup material lumpur. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Jalur kereta api Batang Semarang mengalami gangguan akibat genangan air antara Stasiun Batang-Ujungnegoro km 76 +1/8 dan longsor antara Stasiun Kuripan - Pelabuhan km 54 + 3/4, pada Minggu (27/1/2019) pukul 00.20 dini hari.

Direktur Operasional PT KAI (Persero) Slamet Suseno mengatakan, genangan air bermula diketahui oleh masinis kp/2722B (semen) pada Sabtu (26/1/2019) pukul 23:42 WIB, di KM 76+1/8 petak jalan Batang-Ujungnegoro.

"Kami tempatkan petugas jaga jalan rel dan jembatan guna memantau perkembangan karena hujan semakin deras," kata Slamet, Minggu (27/1/2019).

Terpantau genangan air sedalam 50 cm di atas kop rel menggenangi petak jalan Batang-Ujungnegoro km 76+0/4 dan km 76+1/8 jalur hulu (arah Surabaya) pada pukul 00.20 dan pukul 02.28 jalur hilir ada gogosan di KM 76+2/4 (4 titik panjang ± 4 m).

Akibat hal tersebut, dinyatakan tidak bisa dilewati untuk operasional kereta api.

Kondisi tersebut membuat beberapa perjalanan kereta api terganggu dan terjadi keterlambatan, diantaranya kereta dari arah barat (Jakarta) KA 48 Sembrani berhenti di Stasiun Batang, KA 132 (barang) berhenti di Stasiun Batang terlambat 217 menit.

KP 11844 (petikemas) berhenti di Stasiun Pekalongan keterlambatan 308 menit. KA 150 Menoreh berhenti di Stasiun Pekalongan keterlambatan 175 menit.

KA 4 Argo Anggrek berhenti di Stasiun Pekalongan terlambat 186 menit, dan KA 74 Harina di Stasiun Tegal terlambat 128 menit.

Sementara kereta api dari arah timur diantaranya KA 131 (parcel) berhenti di Stasiun Kuripan terlambat 153 menit, KA 177 Kertajaya berhenti di Stasiun Weleri terlambat 151 menit.

KA 171 Matarmaja berhenti di Stasiun Kalibodri terlambat 120 menit, KP 12393 (kirim rangkaian) berhenti di Stasiun Kalibodri terlambat 138 menit, dan KA 141 Majapahit berhenti di Stasiun Semarang tawang terlambat 70 menit.

"Kami menginformasikan pada penumpang kereta tersebut jika perjalanan dilanjut dengan memutar melalui Tegal, Purwokerto, Jogya, Solo, Kedungjati, Brumbung, Semarang dan sebaliknya," terangnya.

Sampai pagi tadi, ketinggian air di KM 76+2/4 mulai menyurut sampai pukul 05.00 WIB ketinggian air jalur hulu dan hilir surut menjadi 5 cm diatas kop rel.

Kendati genangan air sudah surut, namun jalur kereta api hanya bisa dilewati satu jalur saja dengan kecepatan 5 km per jam di KM 54+400 jalur hulu, dan kecepatan 60 km per jam di KM 71 jalur hulu. Sementara di KM 76 jalur hilir masih proses perbaikan.

"KA lintas Semarang - Tegal bisa tetap beroperasi, hanya pada petak jalan antara Stasiun Ujungnegoro-Batang dan Stasiun Kuripan-Plabuhan menggunakan satu jalur saja," tukas Slamet.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAI Targetkan Bisa Angkut 20 Juta Penumpang Kereta Api di 2019

KAI Targetkan Bisa Angkut 20 Juta Penumpang Kereta Api di 2019

Bisnis | Kamis, 24 Januari 2019 | 17:24 WIB

Nahas, Tak Mau Ketinggalan, Benda Miliknya Justru Terjepit Pintu Kereta Api

Nahas, Tak Mau Ketinggalan, Benda Miliknya Justru Terjepit Pintu Kereta Api

Lifestyle | Rabu, 23 Januari 2019 | 14:55 WIB

Jalur 10 Stasiun Manggarai Akan Ditutup Selama 45 Hari, Dimulai Besok

Jalur 10 Stasiun Manggarai Akan Ditutup Selama 45 Hari, Dimulai Besok

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 16:26 WIB

Terkini

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:31 WIB