Emak-emak Nangis Histeris Ingin Foto dengan Sandiaga, Warganet : Settingan

Iwan Supriyatna, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 27 Januari 2019 | 14:14 WIB
Emak-emak Nangis Histeris Ingin Foto dengan Sandiaga, Warganet : Settingan
Emak-emak nangis histeris ingin foto dengan Sandiaga. (Instagram Sandiuno)

Suara.com - Sandiaga Uno dituding telah bersandiwara untuk membohongi publik dengan membuat sebuah unggahan status di akun Instagram miliknya. Dalam akunnya, Sandiaga mengunggah gambar seorang wanita yang menangis histeris ketika ingin meminta foto bersama dirinya saat berada di Sumedang, Jawa Barat.

Melalui akun Instagram, Sandiaga sempat mempertanyakan siapa sosok wanita yang rela menangis demi bisa berfoto bersamanya itu. Sebab, ia merasa sangat tersanjung dan ingin terus berjuang demi perubahan Indonesia.

"Seusai makan siang di RM Sukahati dan deklarasi Gemakopin datang seorang ibu yang meminta untuk berfoto bersama. Karena terburu-buru harus ke agenda selanjutnya, saya sampai lupa menanyakan namanya. Ada yang kenal ibu ini?," kata Sandiaga dalam akun Instagram sebagaimana dikutip Suara.com, Minggu (27/1/2019).

Melihat unggahan itu, warganet pun banyak bersimpati dan terharu dengan sosok Sandiaga. Namun, salah seorang warganet yakni Dimas Nataprawira berhasil menemukan identitas asli sang wanita yang menangis itu dan membagikannya melalui akun Facebook miliknya.

Sang wanita diketahui bernama Imas Siti Masitoh yang merupakan salah seorang caleg PAN. Dimas menuding Sandiaga telah melakukan sandiwara buatan bersama Imas agar seolah-olah sosok Sandiaga begitu dicintai oleh warga.

"Adegan nangis-nangis minta foto bareng ternyata itu settingan Sandiaga dan Caleg PAN yang sudah saling kenal. Tapi mereka pura-pura gak kenal sampai-sampai itu perempuan minta foto berkali-kali sambil nangis dalam video yang beredar," tulis Dimas dalam akun media sosialnya.

Dimas pun menyertakan beberapa foto Sandiaga dan Imas berfoto bersama dan beberapa foto Imas mengenakan jas biru berlogo PAN hingga foto kegiatan Imas saat mengikuti diskusi di hadapan Sandiaga.

"Mau pamer seolah dicintai rakyat padahal rekam jejak digital gak bisa dibohongi, begitulah pengikut kaum Rob Allyn," ungkap Dimas.

Saat Suara.com berusaha melakukan pencarian akun media sosial atas nama Imas Siti Masitoh, ditemukan beberapa foto Imas melakukan kegiatan sosial dengan mengenakan jas berlogo PAN.

baca juga

Tampak pula sebuah foto yang menunjukkan Imas mengenakan kaos tim sukses dan berswafoto di depan Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ruhut: Tabloid Indonesia Barokah Sampaikan Fakta

Ruhut: Tabloid Indonesia Barokah Sampaikan Fakta

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 15:16 WIB

Habib Fahri: Tidak Semua Habib Dukung Prabowo-Sandiaga

Habib Fahri: Tidak Semua Habib Dukung Prabowo-Sandiaga

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 13:53 WIB

BPN Prabowo: Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Pers

BPN Prabowo: Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Pers

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 13:01 WIB

Terkini

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:08 WIB

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:58 WIB

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:55 WIB