Survei Puskaptis: Jokowi Dikalahkan Prabowo di Pulau Sumatera dan Sulawesi

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Selasa, 29 Januari 2019 | 18:26 WIB
Survei Puskaptis: Jokowi Dikalahkan Prabowo di Pulau Sumatera dan Sulawesi
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berpelukan dan bersalaman usai mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis atau Puskaptis menyebutkan elektabilitas pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin kalah dari paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di pulau Sumatera dan Sulawesi.

Berdasarksan hasil survei Puskaptis, Jokowi - Ma'ruf hanya hanya meraih 32,7 persen di Sumatera dan 35,07 persen di Sulawesi. Sementara paslon 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno meraih 58,10 persen di Sumatra dan 47,74 persen di Sulawesi.

Wilayah yang memilih Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera antara lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumsel, Bangka Belitung. Sementara, Jokowi - Ma'ruf hanya unggul di Lampung.

"Di Kepulauan Riau keduanya imbang dengan jumlah suara masing-masing 46,15 persen," kata Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yasid kepada wartawan di Hotel Ibis, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).

Sedangkan di Sulawesi, Prabowo - Sandiaga mendominasi 4 dari 6 provinsi, yakni Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo. Sedangkan suara pemilih di Sulawesi Utara dan Sulawesi Barat masih diungguli Jokowi - Maruf Amin.

Husin Yasin menjelaskan berdasarkan survei di Sulawesi banyak yang memilih paslon 02 karena sosok Sandiaga Uno yang dianggap mewakili milenial dan disukai kaum emak-emak.

"Sandiaga juga dianggap mampu memperbaiki ekonomi rakyat, menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menciptakan lapangan kerja," jelas Husin.

Survei ini dilakukan di 34 provinsi mulai tanggal 8 sampai 14 Januari 2019. Survei dilakukan secara proporsional kepada mereka yang mempunyai hak pilih dalam Pilpres 17 April 2019. Jumlah sample responden yang di ambil sebanyak 2100. Penentuan responden dilakukan secara random sistematis, dengan margin error ± 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Penarikan sampel dilakukan dengan Metode multistage random sampling.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Said Aqil Ingin Imam Masjid dan KUA dari NU, BPN: Indonesia Bukan NU Saja

Said Aqil Ingin Imam Masjid dan KUA dari NU, BPN: Indonesia Bukan NU Saja

News | Senin, 28 Januari 2019 | 16:13 WIB

Fadli Zon Sebut Dukungan Politik PBB Tak Pengaruhi Suara Pemilih Islam

Fadli Zon Sebut Dukungan Politik PBB Tak Pengaruhi Suara Pemilih Islam

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 23:19 WIB

Supaya Dapat Jatah Kursi di DPR, Alasan PBB Dukung Jokowi-Maruf

Supaya Dapat Jatah Kursi di DPR, Alasan PBB Dukung Jokowi-Maruf

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 22:27 WIB

Yusril: Kami Putuskan Beri Dukungan Politik ke Jokowi-Maruf

Yusril: Kami Putuskan Beri Dukungan Politik ke Jokowi-Maruf

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 21:23 WIB

Sandiaga Endus Ada Perpecahan di Elite dan Akar Rumput PBB

Sandiaga Endus Ada Perpecahan di Elite dan Akar Rumput PBB

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 20:47 WIB

Terkini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:35 WIB

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

Kepincut Tawaran Bunga Rendah, DKI Usul Ganti Obligasi dengan Pinjaman Lain

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:30 WIB

×