Kasus Ujaran Kitab Suci Itu Ilusi, Rocky Gerung Minta Pemeriksaan Ditunda

Pebriansyah Ariefana
Kasus Ujaran Kitab Suci Itu Ilusi, Rocky Gerung Minta Pemeriksaan Ditunda
Rocky Gerung dalam acara diskusi bertajuk '2019, Adios Jokowi?' di Kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo - Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2018). (Suara.com/Ria Rizki)

Rocky Gerung diminta mengklarifikasi laporan terkait penistaan agama ujaran kitab suci itu ilusi.

Suara.com - Rocky Gerung meminta pemeriksaannya terkait ujaran kitab suci itu ilusi ditunda. Rencananya Rocky Gerung akan diperiksa Polda Metro Jaya, Kamis (31/1/2019).

Polda Metro Jaya menunda jadwal pemanggilan dirinya untuk mengklarifikasi laporan terkait penistaan agama ujaran kitab suci itu ilusi.

"Minta penundaan jadi Jumat," kata Haris Azhar, pengacara Rocky Gerung saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis siang.

Haris menuturkan Rocky Gerung itu masih berada di luar kota sehingga tidak dapat memenuhi jadwal klarifikasi di penyidik Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menuturkan pemanggilan terhadap Rocky untuk memberikan kesempatan menyampaikan klarifikasi terkait laporan yang dituduhkan.

Awalnya, penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan terhadap Rocky Gerung untuk menyampaikan klarifikasi pada Kamis.

Klarifikasi itu terkait laporan dari pegiat siber Jack Boyd Lapian mengenai pernyataan kitab suci itu ilusi dari Rocky Gerung saat mengisi salah satu program televisi nasional.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018, Rocky dituduh melanggar Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama. Awalnya, Jack melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri namun dilimpahkan kepada Polda Metro Jaya. (Antara)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS