Bawaslu Mulai Cari Dalang Tabloid Pembawa Pesan

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Kamis, 31 Januari 2019 | 16:16 WIB
Bawaslu Mulai Cari Dalang Tabloid Pembawa Pesan
Brosur Caleg PDIP Findri Puspitasari dikemas dengan Tabloid Pembawa Pesan yang beredar di Jagakarsa, Jaksel. (Suara.com/Bowo)

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mulai menelisik kasus peredaran Tabloid Pembawa Pesan yang diduga menjadi alat kampanye calon anggota legislatif (caleg) DPRD RI dari PDI Perjuangan, Findri Puspitasari. Dalam penyelidikan ini, Bawaslu akan mencari aktor di balik pembuat dan pengirim tabloid tersebut

"Hari ini sedang kita kroscek, memastikan, kita tidak tahu kalau pengirimnya atas caleg tersebut dari partai mana, apakah memang nanti ada pihak lain yang memasang nama caleg tersebut, hari ini kami akan pastikan apakah mereka yang menyebarkan," kata Puadi di Kantor Bawaslu DKI Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Puadi juga menegaskan siap menindaklanjuti Tabloid Pembawa Pesan jika terdapat unsur pelanggaran kampanye terkait konten yang terdapat dalam tabloid tersebut.

"Kalau memang nanti alat bukti cukup untuk tabloid Pembawa Pesan ini kita juga sedang mendalami, menelusuri, memastikan, ada enggak unsur dugaan pelanggarannya atau tidak terkait isinya," jelasnya.

Sebelumnya Puadi mengatakan tabloid Pembawa Pesan dikirim oleh dari calon anggota legislatif (caleg) DPRD RI dari PDI Perjuangan.

"Pengirimnya ini adalah dari caleg DPRD DKI Jakarta dari PDIP," kata Puadi keada Suara.com, Rabu (30/1/2019).

Meski tak membeberkan nama pengirimnya, Bawaslu DKI tetap akan menelisik maksud dan tujuan dari caleg PDIP itu untuk menyebarkan tabloid tersebut yang pertama kali ditemukan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Meski tak menemukan unsur pencemaran nama baik, Bawaslu menemukan ada sejumlah konten yang memuat kampanye dari pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurang Bukti, Bawaslu Tolak Laporan PSI Soal Spanduk Dukungan LGBT

Kurang Bukti, Bawaslu Tolak Laporan PSI Soal Spanduk Dukungan LGBT

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 13:44 WIB

Lapor Bawaslu DKI, PSI Bantah Cetak Spanduk Dukung Hargai Hak-hak LGBT

Lapor Bawaslu DKI, PSI Bantah Cetak Spanduk Dukung Hargai Hak-hak LGBT

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 11:16 WIB

Tabloid Pembawa Pesan Muncul, BPN: Bawaslu, KPU dan Polisi Harus Adil

Tabloid Pembawa Pesan Muncul, BPN: Bawaslu, KPU dan Polisi Harus Adil

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 21:17 WIB

TKN Jokowi - Ma'ruf Amin Klaim Tak Tahu Soal Tabloid Pembawa Pesan

TKN Jokowi - Ma'ruf Amin Klaim Tak Tahu Soal Tabloid Pembawa Pesan

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 17:18 WIB

Caleg PDIP Penyebar Tabloid Pembawa Pesan Terancam Kena Sanksi Bawaslu

Caleg PDIP Penyebar Tabloid Pembawa Pesan Terancam Kena Sanksi Bawaslu

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 15:43 WIB

Terkini

Beban Perubahan di Pundak Mahasiswa: Sampai Kapan Rakyat Menitipkan Harapan?

Beban Perubahan di Pundak Mahasiswa: Sampai Kapan Rakyat Menitipkan Harapan?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah

Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×