BPN: Jokowi Terlihat Khusyuk Saat Mbah Moen Doakan Prabowo

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari
BPN: Jokowi Terlihat Khusyuk Saat Mbah Moen Doakan Prabowo
Juru Bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Ria Rizki)

Ferdinand Hutahaean mengatkan Kiai Maimun Zubair pernah mendoakan Prabowo jadi presiden.

Suara.com - Juru Bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pasalnya, Jokowi dinilai sangat khusyuk saat mendengar Kiai Maimun Zubair atau Mbah Moen mendoakan Prabowo menjadi pemimpin.

Ferdinand mengungkapkan bahwa dirinya sempat kaget mendengar Mbah Moen berdoa Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menjadi pemimpin saat Presiden Jokowi datang ke pesantrennya, Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang. Saat Mbah Moen memanjatkan doa, Jokowi yang duduk di sampingnya terlihat menadahkan tangannya sambil menduduk.

"Pak Jokowi terlihat khusyuk sekali mengaminkan doa tersebut, jadi kita betul-betul berterima kasih juga ke pak Jokowi yang sudah mengaminkan doa tersebut," ungkap Ferdinand di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019).

Saat ditanyakan soal pertemuan Prabowo dengan Mbah Moen, Ferdinand menegaskan kalau mantan Danjen Kopassus tersebut sudah terlebih dahulu menemui Mbah Moen di lokasi yang sama. Bahkan klaim Ferdinand, saat itu Mbah Moen juga mendoakan agar Prabowo menjadi presiden tanpa salah menyebutkan nama.

"Waktu itu untuk (mendoakan Prabowo) menjadi presiden dan tidak salah menyebut nama ya. Kalau kemarin kan Mbah Moen meskipun menjamu pak Jokowi tetapi mendoakan pak Prabowo," pungkasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyambangi Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Timur, Jumat (1/2/2019). Kedatangan Jokowi untuk menghadiri acara 'Sarang Berdzikir Untuk Indonesia Maju'.

Dalam acara tersebut hadir pendiri Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Kiai Maimoen Zubair atau biasa disapa Mbah Moen.

Dari video yang beredar, sebelum menutup acara tampak Mbah Moen yang duduk bersebelahan dengan Jokowi menyebut nama Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Doa tersebut dibacakan Mbah Moen dalam bahasa Arab dari sebuah kertas kuning yang dikeluarkan dari sakunya.

"Ya Allah, hadza ar rois, hadza rois, Pak Prabowo ij'al ya ilahana," ujar Mbah Moen dalam rekaman video yang beredar.

Adapun potongan doa Mbah Moen kurang lebih memilik arti: "Ya Allah, inilah pemimpin, inilah pemimpin Prabowo, jadikan, ya Tuhan kami".

Tak lama kemudian, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuzy menghampiri Mbah Moen. Kemudian usai menyebut nama Prabowo, tampak Mbah Moen meralat doa tersebut. Ia kemudian menyebut nama Jokowi.

"Memang pak Jokowi, pak Joko Widodo," kata Mbah Moen.

Mbah Moen mengaku dirinya sudah tak muda lagi lantaran usianya sudah menginjak 90 tahun. Namun dirinya tak lain dan tak bukan secara pribadi mendukung Jokowi.

"Jadi kalau saya umur sudah tua, saya umur 90 (tahun). Jadi ini saya dengan ini (mendukung) untuk pribadi siapa di samping saya? nggak ada kecuali pak Jokowi," ujar Mbah Moen.

Komentar

loading...
Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS