Diperintah Kapolres Lumajang, Tim Cobra Tak Segan Tembak Pelaku Kejahatan

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 02 Februari 2019 | 23:01 WIB
Diperintah Kapolres Lumajang, Tim Cobra Tak Segan Tembak Pelaku Kejahatan
Suasana uji tembak senjata api jenis Glock 17 di Lapangan Tembak Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Selasa (23/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menginstruksikan kepada seluruh jajarnya untuk tidak segan-segan menembak pelaku kejahatan yang melakukan perlawanan. Petugas kata dia, dapat melumpuhkan pelaku yang membahayakan tim Cobra Polres Lumajang saat menjalankan tugasnya.

"Dengan tegas, saya perintahkan kepada Tim Cobra untuk tidak segan menembak para pelaku kriminal apabila sudah sangat membahayakan petugas maupun masyarakat di lapangan," kata Arsal di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, seperti dilansir Antara, Sabtu (2/2/2019).

Arsal menerangkan, selama tim Cobra Polres Lumajang dibentuk sekitar 15 pelaku kejahatan berhasi dilumpuhkan di bawah kepemimpinannya. Pelaku dilumpuhkan karena membahayakan petugas di lapangan saat melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak kriminalitas.

"Selama 2,5 bulan masa kepemimpinan saya, setidaknya Tim Cobra Polres Lumajang telah menembak 15 pelaku kejahatan yang selama ini meresahkan masyarakat Lumajang," tuturnya.

Para pelaku tindak kriminalitas yang dihadiahi timah panas oleh Tim Cobra Polres Lumajang bentukan Kapolres AKBP M. Arsal Sahban itu terdiri dari lima orang kasus begal, tiga orang kasus pencurian hewan, empat orang kasus pencurian kendaraan bermotor, dua orang kasus pemerkosaan anak dibawah umur, dan satu kasus pembunuhan disertai pencurian.

"Pelaku yang ditembak di antaranya tersangka (berinisial) RT yang merupakan pelaku spesialis begal dan perampokan yang terkenal sadis yang melakukan kejahatan di 14 tempat kejadian perkara (TKP), serta dua pelaku pencurian motor yang merupakan jaringan Kabupaten Jember atas nama ML dan ST yang juga merupakan residivis yang baru keluar empat bulan dari penjara," katanya.

Lebih jauh Arsal mengataan, kasus kriminalitas yang tertinggi di Kabupaten Lumajang dengan persentase 34 persen, sehingga pelaku harus dihadiahi timah panas, disusul pencurian hewan dengan persentase 20 persen, dan sisanya kejahatan lainnya.

"Kampanye penembakan tegas terhadap pelaku kejahatan bukanlah usaha kami untuk masuk ke ranah pelanggaran HAM. Itu adalah wujud nyata Polri sebagai garda terdepan pemberantas kejahatan dan merupakan 'shock therapy' kepada pelaku lain, agar segera kembali ke jalan yang benar," tuturnya.

Pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 itu menyatakan ingin membentuk wajah garang kepolisian terhadap pelaku kriminal, namun humanis terhadap masyarakat yang taat aturan.

baca juga

"Kami tak akan pernah kehabisan peluru untuk membersihkan pelaku kejahatan kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang dan kami tidak akan pernah menyerah untuk perang terhadap para pelaku kriminal," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Beberapa Modus Penipuan Ini saat Travelling

Waspadai Beberapa Modus Penipuan Ini saat Travelling

Lifestyle | Selasa, 22 Januari 2019 | 08:35 WIB

Nyaris Jadi Korban Hipnotis, Diselamatkan Gadis Berhijab

Nyaris Jadi Korban Hipnotis, Diselamatkan Gadis Berhijab

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 20:05 WIB

Kapolri: Jumlah Kejahatan Menurun di 2018

Kapolri: Jumlah Kejahatan Menurun di 2018

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 13:22 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB