Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi memberi semangat kepada ribuan pengusaha Semarang. Mereka diminta untuk tetap bersemangat dan selalu optimis.
Jokowi mengatakan, banyak yang sudah lupa jika Indonesia merupakan negara besar. Hal ini disampaikan Jokowi di Hotel MG Suite Semarang, Sabtu (2/2/2019).
"Jumlah penduduk ada 265 juta, 194 juta ada di Jawa, sisanya tersebar di 17 ribu pulau lainnya. Perlu manajemen pengelolaan yang baik," kata Jokowi.
![Presiden Joko Widodo memanen udang di Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/01/30/98372-jokowi-memanen-udang.jpg)
Sebagai negara besar, Jokowi menyayangkan jika ada pihak yang berani menyebut Indonesia sebagai negara miskin.
"Maka jangan sampai ada yang sebut Indonesia negara miskin. PDB kita 1 juta US Dollar, masuk dalam G-20, jangan pesimis. Gerakan growth economy itu kelihatan sekali," kata Jokowi.
Di hadapan ribuan pengusaha, Jokowi juga berpesan agar tidak pesimis dengan ucapan dan pernyataan berbagai pihak yang tak bertanggung jawab. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menganggap pernyataan seperti Indonesia akan bubar dapat melemahkan bangsa.
"Masa ada yang bilang Indonesia bubar, Indonesia punah. Yang benar saja. Ya sana, bubar sendiri saja, punah sendiri saja, tapi jangan ajak rakyat Indonesia," tutur Jokowi, disambut tepuk tangan pendukung.
Karenanya, Jokowi meminta para pengusaha sebagai embrio pembangun bangsa dan negara, harus tetap menumbuhkan rasa optimisme sebagai pondasi entrepreneur.
"Bangunan mau jadi besar, kok malah mengajak pesimisme kayak gitu. Tapi kita harus optimis, dan ini (optimis) adalah sifat entreprenuer," tukas Jokowi.
Kontributor : Adam Iyasa