CEK FAKTA: Udang yang Gigit Tangan Jokowi Ditetapkan Jadi Tersangka?

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 04 Februari 2019 | 14:24 WIB
CEK FAKTA: Udang yang Gigit Tangan Jokowi Ditetapkan Jadi Tersangka?
Presiden Joko Widodo berbincang dengan sejumlah petambak udang di Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Sepekan terakhir, warganet digegerkan oleh unggahan viral mengenai nasib udang yang menggigit lengan Presiden sekaligus Capres nomor urut 1 Jokowi.

Untuk diketahui, tangan Jokowi mengeluarkan darah karena terkena setrum udang. Peristiwa ini terjadi saat Jokowi meninjau panen raya udang jenis Vaname dari tambak program perhutanan sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019).

Awalnya, Jokowi tampak berbincang-bincang soal kondisi udang yang sudah siap panen dengan petambak. Tampak Jokowi juga menarik jala yang sudah dilempar ke kolam dan dibantu sejumlah petambak.

Setelah udang terangkat, jempol kiri Jokowi mengeluarkan darah. Kemudian Jokowi terlihat meminta handuk kecil kepada ajudan.

Asisten Ajudan Inspektur Satu (Iptu) Syarif Muhammad langsung membawakan handuk kecil dan memberikannya kepada Jokowi.

Tak hanya itu, Syarif terlihat membawakan air mineral untuk membersihkan darah dari jempol mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Berdarah-darah," kata Jokowi.

Klaim yang Diperiksa:

Setelah peristiwa itu, akun Facebook bernama Relawan Prabowo-Sandiaga Uno mengunggah foto tangkap layar media daring Kumparan yang berisi artikel mengenai udang tersebut.

Dalam foto itu, terdapat tulisan "Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Penyerangan Udang ke Presiden Terjadi Spontan."

Sementara di bagian bawah foto itu terdapat tulisan, "Kapolri: Penyerangan udang kepada presiden sudah didamaikan, tetapi proses hukum tetap berlanjut."

Sedangkan aku itu menuliskan kalimat, "Akhirnya udang jadi tersangka kali ini. Ini hebat bukan kalenh-kalenh," sebagai keterangan unggahan.

[Facebook/Relawan Prabowo - Sandiaga Uno]
[Facebook/Relawan Prabowo - Sandiaga Uno]

Fakta:

Pengunggah menggunakan gambar tangkapan layar hasil penyuntingan. Narasi asli unggahan Kumparan di Facebook adalah "Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, kericuhan di depan Masjid Jogokariyan terjadi spontan", bukan "Menurut Kapolri Jendral Tito Karnavian, penyerangan Udang ke Presiden terjadi Spontan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Srikandi Olahraga Akhiri Karier, Indonesia Berterima Kasih

3 Srikandi Olahraga Akhiri Karier, Indonesia Berterima Kasih

Sport | Senin, 04 Februari 2019 | 12:34 WIB

Tim Prabowo Sindir Alus Jokowi, Ingin Dapat Kuliah Ekonomi Makro

Tim Prabowo Sindir Alus Jokowi, Ingin Dapat Kuliah Ekonomi Makro

News | Senin, 04 Februari 2019 | 11:04 WIB

Ferdinand Hutahaean: Jokowi Tidak Punya Kapasitas dan Kapabilitas

Ferdinand Hutahaean: Jokowi Tidak Punya Kapasitas dan Kapabilitas

News | Senin, 04 Februari 2019 | 10:33 WIB

Bawaslu Berencana Panggil Jokowi Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu

Bawaslu Berencana Panggil Jokowi Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu

News | Senin, 04 Februari 2019 | 09:15 WIB

Terkini

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:08 WIB

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:54 WIB

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:31 WIB

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:09 WIB

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:18 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB