Penyidik KPK Dianiaya saat Bertugas, Polisi: Korbannya Cuma Satu

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita
Penyidik KPK Dianiaya saat Bertugas, Polisi: Korbannya Cuma Satu
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. (Suara.com/ Walda Marison)

"Memotret tanpa izin. Si pemotret didatangi, lalu ditanya, cekcok, terjadi keributan. Akhirnya mereka dibawa ke Polda Metro Jaya.

Suara.com - Insiden Penganiayaan Pegawai KPK, Polisi Sebut Hanya Ada Satu Korban

Polda Metro Jaya mengungkapkan, hanya ada satu korban dalam insiden penganiayaan terhadap penyidik KPK di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2) malam akhir pekan lalu.

Sebelumnya, KPK melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Metro Jaya dengan menyebut korban penganiayaan berjumlah dua orang.

"Jadi korban hanya satu ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Senin (4/2/2019).

Ia menjelaskan, penganiayaan bermula saat Pemprov Papua sedang menggelar rapat di lantai 19 Hotel Borobudur, Sabtu malam. Saat rapat tengah berlangsung, ada dua orang yang memotret kegiatan tersebut.

Dua orang itu diketahui kembali memotret saat rapat selesai. Argo mengatakan, kejadian tersebut terjadi seusai peserta rapat turun ke lobi hotel.

"Memotret tanpa izin. Si pemotret didatangi, lalu ditanya, cekcok, terjadi keributan. Akhirnya mereka dibawa ke Polda Metro Jaya.”

Argo menambahkan, KPK melaporkan penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya pada hari Minggu (3/2).

Sebelumnya, dua pegawai KPK diduga menjadi korban penganiayaan saat sedang berada di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu malam.

Aksi penganiayaan itu terjadi saat keduanya sedang bertugas melakukan penyelidikan terkait laporan kasus korupsi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengakui telah melaporkan kasus penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut telah diterima dan sedang diusut aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS