Kotak Suara Rusak, Ketua KPU: Enggak Apa-apa, Diganti Pakai Uang Negara

Dwi Bowo Raharjo | Walda Marison | Suara.com

Senin, 11 Februari 2019 | 18:49 WIB
Kotak Suara Rusak, Ketua KPU: Enggak Apa-apa, Diganti Pakai Uang Negara
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman, menduduki kotak suara yang terbuat dari karton tebal kedap air di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin (17/12). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman akan mengganti seluruh temuan kotak suara yang rusak di Cirebon, Jawa Barat. Kotak suara yang ditemukan di Cirebon diketahui penyok dan lembab.

"Ya enggak apa-apa, kalau ada yang rusak karena bencana alam ya kita ganti. Ada banjir, kebakaran, gempa bumi, ya diganti pakai uang negara," ujar Arief saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Arief menyebut pihaknya sudah bekerja sesuai dengan prosedur. Dimulai dari tempat penyimpanan kotak suara. Namun KPU tidak bisa menjamin kotak surat suara tidak akan rusak jika ada bencana alam datang.

"SOP sudah kita buat, mulai dari produksi, distribusinya sampai pada penyimpanannya, tetapi kalau ada bencana alam banjir gempa bumi, memang kamu bisa menghindar? Kan tidak," terangnya.

Sebelumnya, kotak suara Pemilu 2019 di Banten dan Jawa Barat rusak. Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu menemukan kerusakan logistik pemilu di sejumlah daerah saat melakukan sidak ke beberapa gudang penyimpanan.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menerima laporan kerusakan logistik di daerah Jawa Barat dan Banten.

“Untuk kotak suara di Jawa Barat. Kemarin Banten pokoknya logistik lah sama yang lain (rusak),” kata Afifuddin di Kantor Bawaslu, (3/2/2019).

Afifuddin menerangkan, kotak suara Pemilu 2019 rusak karena lembap sehingga mudah penyok begitu juga dengan segelnya. Namun demikian Bawaslu belum menerima jumlah total kerusakan logistik pemilu tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

#YangGajiKamuSiapa, Bawaslu Belum Mau Periksa Menkominfo Rudiantara

#YangGajiKamuSiapa, Bawaslu Belum Mau Periksa Menkominfo Rudiantara

News | Senin, 11 Februari 2019 | 18:03 WIB

Masyarakat Lebih Fokus Pilpres Dibanding Pileg, Ini Kata KPU

Masyarakat Lebih Fokus Pilpres Dibanding Pileg, Ini Kata KPU

News | Senin, 11 Februari 2019 | 16:16 WIB

Muchdi PR Dukung Jokowi, Sekjen Partai Berkarya: Itu Manuver Pribadi

Muchdi PR Dukung Jokowi, Sekjen Partai Berkarya: Itu Manuver Pribadi

News | Senin, 11 Februari 2019 | 16:05 WIB

Slamet Maarif Jadi Tersangka Pidana Pemilu, Sehari Setelah Diperiksa

Slamet Maarif Jadi Tersangka Pidana Pemilu, Sehari Setelah Diperiksa

News | Senin, 11 Februari 2019 | 14:32 WIB

Slamet Ma'arif Jadi Tersangka, Timses Jokowi: Ikuti Saja Proses Hukum!

Slamet Ma'arif Jadi Tersangka, Timses Jokowi: Ikuti Saja Proses Hukum!

News | Senin, 11 Februari 2019 | 13:31 WIB

Terkini

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:49 WIB

Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum

Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:46 WIB

BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu

BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:38 WIB

Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana

Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:16 WIB

Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!

Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:14 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:13 WIB

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:08 WIB

Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya

Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:05 WIB

Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat

Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:50 WIB