Kubu Prabowo: Timses Jokowi Malah Senang Kalau Dikritik Amien Rais

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 11 Februari 2019 | 21:47 WIB
Kubu Prabowo: Timses Jokowi Malah Senang Kalau Dikritik Amien Rais
Amien Rais di acara jalan sehat relawan Prabowo - Sandiaga di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Dradjad Wibowo, anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, mengakui heran saat lawannya menilai kritikan Amien Rais untuk Presiden Jokowi terlampau keras.

Pasalnya, menurut politikus PAN ini, Amien Rais sudah dikenal sebagai pengkritik sejak  zaman Orde Baru hingga reformasi.

Dradjad lantas mengungkapkan maksud kritikan Amien Rais yang menyebut nama Jokowi saat mendampingi Ketua PA 212 Slamet Maarif diperiksa oleh pihak kepolisian beberapa waktu lalu.

Kritikan Amien itu, kemudian direspons kubu Jokowi melalui Juru Tim Kampanye Nasional, Irma Suryani Chaniago. Dirinya mempertanyakan Amien yang sering mengkritik Jokowi memakai kata-kata kasar.

"Kasarnya di mana yah? Kritik-kritik Pak Amien itu keras, ya memang Pak Amien kritiknya keras. Dulu Pak Harto dikritik keras juga kan? Kalau kritik keras ya memang seperti itu," kata Dradjad kepada Suara.com, Senin (11/2/2019).

Menurut Dradjad, Amien sudah biasa menyampaikan kritikannya kepada pemimpin-pemimpin negara Indonesia. Hal itu dilakukannya apabila melihat ada yang salah dilakukan oleh kepala negara tersebut.

"Kalau ada yang dirasakannya tidak benar dan dilakukan pemerintah, Pak Amien akan mengkritik. Tentunya dia mengkritik presiden, tak mungkin Pak Amien mengkritik menteri,” sambungnya.

Karenanya, Dradjad menanggapi santai kecaman dari kubu Jokowi. Dradjad menilai kubu lawan justru akan senang apabila Amien menyampaikan kritikannya.

"Mereka senang kalau Pak Amien yang mengkritik, karena langsung diblow-up (media). Jangan-jangan mereka rindu dikritik Pak Amien,” tudingnya.

baca juga

Untuk diketahui, Amien Rais mengungkapkan tak suka Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif diperiksa polisi, Kamis (7/2) pekan lalu. Amien Rais menyalahkan Presiden Jokowi yang menjadi penyebab Slamet Maarif diperiksa polisi.

Slamet Maarif diperiksa Polresta Surakarta terkait dugaan pelanggaran kampanye Pilpres 2019. Amien Rais menyatakan kedatangannya di Mapolresta Surakarta sebagai Ketua Penasihat PA 212.

Dalam kesempatan tersebut, Amien Rais juga mempertanyakan sikap Presiden Jokowi.

“Cuma, saya ingatkan Pak Jokowi, Anda ini bagaimana sih maunya? Ya, tulis itu,” tegas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perbedaan Tim Jokowi dan Prabowo Tanggapi Penetapan Tersangka Ketum PA 212

Perbedaan Tim Jokowi dan Prabowo Tanggapi Penetapan Tersangka Ketum PA 212

News | Senin, 11 Februari 2019 | 21:20 WIB

Kubu Prabowo: Remisi Pembunuh Jurnalis Direvisi, Tata Kelola Jokowi Salah

Kubu Prabowo: Remisi Pembunuh Jurnalis Direvisi, Tata Kelola Jokowi Salah

News | Senin, 11 Februari 2019 | 20:17 WIB

73 Lukisan Seniman Lintas Generasi Dilelang untuk Biaya Kampanye Jokowi

73 Lukisan Seniman Lintas Generasi Dilelang untuk Biaya Kampanye Jokowi

Bisnis | Senin, 11 Februari 2019 | 19:15 WIB

Muhammadiyah Tak Mau Dilibatkan Dukung Mendukung Jokowi - Prabowo

Muhammadiyah Tak Mau Dilibatkan Dukung Mendukung Jokowi - Prabowo

News | Senin, 11 Februari 2019 | 19:00 WIB

CEK FAKTA: Benar atau Salah, Iwan Fals Resmi Dukung Jokowi

CEK FAKTA: Benar atau Salah, Iwan Fals Resmi Dukung Jokowi

News | Senin, 11 Februari 2019 | 18:33 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×