Sidang Ujaran Idiot Ahmad Dhani di PN Surabaya Dilanjutkan Kamis Besok

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 12 Februari 2019 | 13:53 WIB
Sidang Ujaran Idiot Ahmad Dhani di PN Surabaya Dilanjutkan Kamis Besok
Terdakwa kasus pencemaran nama baik Ahmad Dhani menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/2). [ANTARA FOTO/HO/Ali Masduki

Suara.com - Sidang Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Surabaya akan dilanjutkan, Kamis (14/2/2019) besok. Sidang Ahmad Dhani itu terkait kasus pencemaran nama baik atau ujaran kebencian saat melakukan aksi #2019GantiPresiden.

Dalam sidang nota pembelaan, Selasa (12/2/2019) hari ini Ahmad Dhani menilai dakwaan jaksa penuntut umum tidak jelas, sulit dimengerti dan harus batal demi hukum.

Pengacara Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian mengatakan unsur utama dalam delik Pasal 45 Ayat (3) juncto Pasal 27 Ayat (3) UU ITE tersebut, menurut dia, adalah mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang menjadi objek tindak pidana.

"Untuk menentukan 'locus delicti'-nya haruslah ditentukan di manakah terdakwa mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang menjadi objek tindak pidana," katanya saat membacakan nota keberatan di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Anton Widyo Priyono di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (12/2/2019).

Selain itu, kata dia, yang dapat melakukan pengaduan (klacht) atas pelanggaran Pasal 27 Ayat (3) UU ITE hanyalah korban yang dicemarkan nama baiknya atau dihina. Karena Pasal 27 Ayat (3) UU ITE penerapan keberlakuannya terikat dengan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP, menurut dia, yang harus menjadi korban dan melakukan pengaduan terhadap pelanggaran Pasal 27 Ayat (3) UU ITE adalah perorangan, bukan organisasi, perkumpulan, atau badan hukum.

Oleh karena itu, kata dia, berdasarkan keseluruhan uraian tersebut penasihat hukum terdakwa memohon kepada majelis hakim yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara ini agar berkenan menjatuhkan putusan sela dengan seadil-adilnya.

"Kami meminta kepada majelis hakim menerima eksepsi atau nota keberatan dari terdakwa melalui penasihat hukumnya untuk seluruhnya, dan juga menyatakan surat dakwaan jaksa penuntut umum batal demi hukum," ujarnya.

Menanggapi eksepsi ini, hakim Anton Widyo Priyono meminta waktu untuk melanjutkan sidang pada hari Kamis mendatang.

"Sidang ditunda Kamis mendatang," katanya. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Dhani Nilai Dakwaan Jaksa Tak Jelas, Sulit Dimengerti, Harus Batal!

Ahmad Dhani Nilai Dakwaan Jaksa Tak Jelas, Sulit Dimengerti, Harus Batal!

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 13:39 WIB

Jalani Sidang, Ahmad Dhani Sampaikan Permintaan Untuk Karni Ilyas

Jalani Sidang, Ahmad Dhani Sampaikan Permintaan Untuk Karni Ilyas

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 13:27 WIB

Jenguk Ahmad Dhani, Mulan Jameela Bawa Koyo hingga Kopi

Jenguk Ahmad Dhani, Mulan Jameela Bawa Koyo hingga Kopi

Entertainment | Selasa, 12 Februari 2019 | 12:56 WIB

Tak Enak Badan, Ahmad Dhani Ingin Dekat Terus dengan Mulan Jameela

Tak Enak Badan, Ahmad Dhani Ingin Dekat Terus dengan Mulan Jameela

Entertainment | Selasa, 12 Februari 2019 | 12:29 WIB

Ahmad Dhani Didorong, Pengacara Ngamuk Hampir Adu Jotos

Ahmad Dhani Didorong, Pengacara Ngamuk Hampir Adu Jotos

Entertainment | Selasa, 12 Februari 2019 | 12:23 WIB

Terkini

KPK Ungkap Pengadaan Tenda hingga Perahu Karet dalam Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

KPK Ungkap Pengadaan Tenda hingga Perahu Karet dalam Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Sepatu Adidas, Nike dan HOKA, Mana yang Lebih Bagus Buat Daily Run?

Sepatu Adidas, Nike dan HOKA, Mana yang Lebih Bagus Buat Daily Run?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:58 WIB

×