Gunakan aplikasi SIAP, 1.500 Ha Lahan Pertanian Telah Terdaftar Asuransi

MN Yunita

Kamis, 14 Februari 2019 | 09:40 WIB
Gunakan aplikasi SIAP, 1.500 Ha Lahan Pertanian Telah Terdaftar Asuransi
Pendaftaran lahan pertanian menggunakan Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP).(Dok:Kementan)

Suara.com - Mengawali tahun 2019, Direktorat Pembiayaan Pertanian Ditjen PSP melaksanakan rapat teknis (ratek) Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (12/2/2019).

Dalam ratek ini, juga dilaksanakan workshop pendaftaran peserta asuransi pertanian dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP). Terhitung sebanyak 1.500 hektare lahan pertanian telah terdaftar asuransi melalui aplikasi berbasis daring tersebut.

Ratek dibuka oleh Direktur Pembiayaan Pertanian Ditjen PSP, Sri Kuntarsih didampingi Kasubdit Pemberdayaan Permodalan dan Asuransi Pertanian, serta Wakil Kepala Dinas Pertanian Provinsi DIY dan tim IT Jasindo pusat. Pertemuan juga dihadiri oleh perwakilan 11 provinsi wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Dalam sambutannya, Direktur Pembiayaan Pertanian, Sri Kuntarsih mengutarakan pentingnya penggunaan teknologi dalam kemajuan pertanian di Indonesia. Salah satunya adalah pendaftaran peserta asuransi menggunakan aplikasi berbasis online dalam rangka tertib administrasi serta keterbukaan informasi.

"Dengan teknologi ini, semua proses administrasi semakin cepat dan mudah. Sehingga asuransi pertanian makin diminati petani," ujar Sri.

Para kesempat tersebut, peserta workshop secara langsung menginput data peserta asuransi. Tercatat, telah terdaftar 1.500 hektare siap untuk diterbitkan polisnya. 

"Diharapkan hadirnya sistem aplikasi pendaftaran peserta asuransi menggunakan teknologi informasi ini dapat segera diterapkan oleh seluruh pemangku kepentingan. Seperti para petugas dinas kabupaten/kota serta penyuluh," kata Sri.

Ia menambahkan, SIAP menjadi salah satu jawaban keluhan para dinas pertanian di seluruh Indonesia dan beberapa pihak lainnya mengenai penyajian data atau pendaftaran asuransi tani.

"Beberapa catatan audit itu tidak boleh berulang. Baik administrasi maupun manajerial, bahkan sampai menimbulkan kerugian negara. Khusus asuransi pertanian aplikasi SIAP ini dapat mengatasi permasalahan tersebut," ujar Sri.

baca juga

Adanya aplikasi SIAP ini tentunya dapat menyempurnakan penyajian data, memudahkan pendaftaran petani, bahkan mengatasi masalah kurangnya tenaga dari Jasindo yang sempat menjadi keluhan di berbagai daerah.

"Penggunaan aplikasi ini sudah diujicoba oleh beberapa penyuluh pertanian lapang dan aplikasi SIAP ini mudah dipelajari. Sehingga penyuluh bisa dengan cepat mengerti dan mengaplikasikannya," tambahnya.

Selain itu, adanya aplikasi ini pencatatan dokumen tidak perlu menggunakan kertas atau paperless sehingga blanko dokumen tidak akan tercecer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sepanjang Januari-Maret Persawahan Lampung Banjir 2.952 Ha, Pemerintah Gencarkan Program AUTP

Sepanjang Januari-Maret Persawahan Lampung Banjir 2.952 Ha, Pemerintah Gencarkan Program AUTP

Bisnis | Selasa, 04 April 2023 | 12:33 WIB

Kementan Imbau Petani di NTT Ikut Program AUTP untuk Antisipasi Dampak Perubahan Iklim

Kementan Imbau Petani di NTT Ikut Program AUTP untuk Antisipasi Dampak Perubahan Iklim

Bisnis | Senin, 13 Juni 2022 | 17:57 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×