Sama-sama Penyintas Kanker, Sutopo BNPB: Tanda Allah Sayang Ani Yudhoyono

Bangun Santoso, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 14 Februari 2019 | 15:57 WIB
Sama-sama Penyintas Kanker, Sutopo BNPB: Tanda Allah Sayang Ani Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ani Yudhoyono. [Antara/Anis Efizudin]

Suara.com - Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memberikan doa kesembuhan atas penyakit kanker darah yang diidap oleh istri Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono.

Diketahui, Sutopo juga seorang penyintas kanker paru stadium 4B. Ia menyebut, sakit kanker merupakan tanda sedang disayang Allah.

Sudah lebih dari setahun lamanya Sutopo berjuang melawan kanker yang menggerogoti tubuhnya. Oleh karenanya, ia sangat memahami betul bagaimana kondisi Ani Yudhoyono saat ini.

"Ibu Ani sakit kanker darah tanda Allah sayang sama Ibu. Allah sedang menguji kesabaran, kekuatan dan taqwa kita agar kita senantiasa berdoa," kata Sutopo melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Kamis (14/2/2019).

Saat ini, Sutopo sendiri tengah menjalani kemoterapi ke-9 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Bagi setiap penyintas kanker yang baru mengetahui sakit yang dideritanya, biasanya akan mengalami syok berat. Rasa bingung dan sedih menyelimuti hati hingga merasa Tuhan tidak memperlakukan diri secara adil.

"Bu Ani, mungkin saya bukanlah siapa-siapa bagi Ibu Ani. Tapi saya sebagai penyintas kanker, memahami bagaimana sakitnya secara lahiriah dan batiniah ketika dokter memvonis sakit kanker," imbuh Sutopo.

Namun demikian, penyakit kanker dapat dilawan dengan pikiran positif dan dukungan kuat dari keluarga. Sutopo sebagai sesama penyintas kanker menitipkan pesan agar Ani Yudhoyono tetap berpikir positif dan optimis bisa sembuh dari penyakit yang diderita.

"Yang penting Ibu Ani tetap semangat, ikhlas menerima ujian sakit kanker darah ini, terus berdoa dan ikhtiar, serta selalu bersyukur kepada Allah SWT karena masih banyak kenikmatan dan kesehatan tubuh lain yang Allah limpahkan kepada Ibu Ani," pungkas Sutopo.

Sakit yang diderita Ani Yudhoyono terungkap ke publik melalui sebuah video. Dalam video itu, SBY mengumumkan penyakit yang diderita oleh sang istri. Sejak 2 Februari 2019, Ani Yudhoyono menjalani perawatan di National University Hospital, Singapura.

baca juga

Rangkaian perawatan intensif yang dijalani oleh Ani Yudhoyono sesuai dengan rekomendasi tim dokter Kepresidenan Indonesia.

"Sejak tanggal 2 februari 2019 yang lalu ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter Kepresidenan Indonesia,” ungkap SBY.

Selama menjalani pengobatan di Singapura, SBY selalu setia menemani sang istri. SBY pun membatalkan seluruh pertemuan yang seharusnya ia hadiri demi mendampingi dan memberikan dukungan terhadap sang istri tercinta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Tahapan Kanker Darah, Penyakit yang Dialami Ani Yudhoyono

Mengenal Tahapan Kanker Darah, Penyakit yang Dialami Ani Yudhoyono

Health | Kamis, 14 Februari 2019 | 12:15 WIB

Doa Ma'ruf Amin untuk Ani Yudhoyono

Doa Ma'ruf Amin untuk Ani Yudhoyono

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 09:28 WIB

Beda Kubu Politik, TKN Jokowi - Ma'ruf Doakan Ani Yudhoyono Lekas Sembuh

Beda Kubu Politik, TKN Jokowi - Ma'ruf Doakan Ani Yudhoyono Lekas Sembuh

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 21:35 WIB

Ingin Jenguk Ani Yudhoyono, Sandiaga Tunggu Konfirmasi dari Anak SBY

Ingin Jenguk Ani Yudhoyono, Sandiaga Tunggu Konfirmasi dari Anak SBY

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 20:30 WIB

Permintaan Doa dari Anak dan Mantu untuk Kesembuhan Ani Yudhoyono

Permintaan Doa dari Anak dan Mantu untuk Kesembuhan Ani Yudhoyono

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 20:16 WIB

Terkini

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB