Debat Pilpres, Prabowo Cecar Jokowi: Kalau Surplus Kenapa Impor Pak?

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 17 Februari 2019 | 22:12 WIB
Debat Pilpres, Prabowo Cecar Jokowi: Kalau Surplus Kenapa Impor Pak?
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) bersiap memulai debat capres 2019 disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Debat itu mengangkat tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. [Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay/aww]

Suara.com - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mempertanyakan kebijakan sang rival, petahana Jokowi, yang masih melakukan impor sejumlah komoditas pangan sehingga membuat produksi petani lokal terjual dengan harga murah.

Hal tersebut dipertanyakan Prabowo kepada Jokowi dalam debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019).

“Saya ingin bertanya, Bapak Jokowi waktu begitu menjabat presiden, dalam beberapa kesempatan, mengatakan tidak bakal mengimpor komoditas pangan. Ternyata dalam 4 tahun memimpin, bapak banyak mengimpor komoditas. Ada datanya semua. Ini terus terang saja, yang kami dengar, sangat memukul kehidupan petani,” kata Prabowo.

Mendapat pertanyaan itu, Jokowi mengungkapkan data mengenai volume impor komoditas pangan yang cenderung menurun.

“Tadi sudah saya sampaikan, tahun 2014 Indonesia mengimpor jagung 3,5 juta ton. Tahun 2018, hanya mengimpor 180 ribu ton. Artinya petani jagung kita telah memproduksi 3,3 juta ton, sehingga impor itu sangat jauh berkurang,” tuturnya.

Jokowi mengakui, butuh waktu yang tak sedikit untuk benar-benar menekan impor komoditas pangan.

Ia menjelaskan, tahun 2018, beras hasil produksi petani lokal mencapai 33 juta ton. Sementara tingkat konsumsi publik terhadap beras hanya 29 juta ton.

”Artinya apa? Ada stok surplus beras hampir 2,8 juta ton. Tapi kenapa tetap impor? Karena untuk menjaga ketersediaan stok, stabilisasi harga. Kita juga harus punya cadangan untuk cadangan, gagal panen,” tutur Jokowi.

Prabowo tampaknya tak puas terhadap penjelasan Jokowi.

“Ini jawaban yang selalu kita dengar. Tapi masalahnya adalah, falsafah kita berbeda. Saya ingin produksi dalam negeri. Jadi kalau memang sudah kelebihan stok, kenapa harus impor? Itu jadi masalah. Kalau kita sudah kelebihan, benar, kenapa harus impor? Apa tidak lebih baik devisa itu dihemat, buka lahan baru, beri bantuan benih, pupuk,” cecarnya.

“Jadi falsafah kita beda. Kami berpegang ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Jadi Pasal 33 UUD  45 suatu pengaman, ini yang juga diminta petani. Jangan impor saat mereka panen,” tambahnya.

Saat kembali diberi kesempatan, Jokowi mengatakan impor itu dilakukan demi menjaga keseimbangan harga.

”Memang yang paling sulit adalah menjaga keseimbangan harga. Petani senang masyarakat senang. Kalau kita hanya ingin menaikkan harga gabah, naikkan saja, tapi harga di pasar juga ikut naik, masyarakat terbebani. Keseimbangan ini harus dijaga, petani untung, masyarakat bisa menjangkau harga di pasar. Ini sulitnya, ini fungsi pemerintah agar kedua-duanya untung,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Dalam 2 Tahun Pemerintah Jokowi Bagikan 5 Juta Sertifikat Tanah

CEK FAKTA: Dalam 2 Tahun Pemerintah Jokowi Bagikan 5 Juta Sertifikat Tanah

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 22:08 WIB

Jokowi: 11 Perusahaan Diberikan Sanksi Denda Rp 18,3 Triliun

Jokowi: 11 Perusahaan Diberikan Sanksi Denda Rp 18,3 Triliun

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 21:57 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Klaim Kekayaan RI Banyak di Luar Negeri, Ini Faktanya

CEK FAKTA: Prabowo Klaim Kekayaan RI Banyak di Luar Negeri, Ini Faktanya

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 21:53 WIB

Jokowi: Pak Prabowo Kelihatannya Kurang Optimis

Jokowi: Pak Prabowo Kelihatannya Kurang Optimis

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 21:51 WIB

Terkini

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:18 WIB

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 06:57 WIB