Soal Freeport, Tim Prabowo Saranan Utusan Jokowi Berdebat dengan Sudirman

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 21 Februari 2019 | 12:28 WIB
Soal Freeport, Tim Prabowo Saranan Utusan Jokowi Berdebat dengan Sudirman
Mantan Menteri ESDM Sudirman Said. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Hidayat Nur Wahid (HNW) menyarankan pihak Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengirimkan tim untuk menemui Menteri ESDM Sudirman Said. Hidayat menilai kedua belah pihak lebih baik untuk bertemu dan membuktikan kebenaran soal pertemuan rahasia Presiden Jokowi dengan bos Freeport McMoran Inc, James R. Moffet pada 2015 silam.

Sebelumnya Sudirman sempat membeberkan pertemuan rahasia Jokowi dengan James R. Moffet sebagai pangkal surat perpanjangan kerjasama antara pemerintah dan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang keluar pada 2015 silam. Namun, Jokowi menjawab kalau pertemuan itu tidak pernah dirahasiakan.

"Menurut saya pihak pak Jokowi bikin klarifikasi atau kirim aja tim untuk berdebat dengan pak Sudirman Said untuk kemudian membuktikan validitas dari informasi yang beliau sampaikan," kata Hidayat di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Kamis (21/2/2019).

Hidayat melihat kalau isu-isu seperti pertemuan rahasia Jokowi dengan bos Freeport hanya bertebaran di lingkungan publik tanpa ada kejelasan. Sama seperti halnya soal lahan Hak Guna Usaha (HGU) Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang ramai diperbincangkan oleh masyarakat.

Hidayat mengatakan kalau dari pihak Jokowi pun juga ada yang memiliki lahan HGU dan lebih luas. Namun, tidak ada yang kemudian bisa membongkarnya.

"Seperti kemarin WALHI kan menantang pak Jokowi untuk membuka dan membongsr lahan yang dikuasai oleh orang-orang yang sekarang menjadi timses atau tim pemenangan nasionalnya Pak Jokowi," ujarnya.

"Ternyata yang dimiliki pak Erick Thohir jauh lebih banyak daripada yang dikuasakan Pak Prabowo," sambungnya.

Hidayat tidak ingin kemudian isu-isu semacam itu hanya bergulir tanpa ada kejelasan. Menurutnya sebuah klarifikasi penting untuk dilakukan bagi seluruh pihak.

"Masalah publik sebaiknya semua pihak terkait memberikan klarifikasi di tingkat publik, untuk kemudian diuji oleh publik, mana yang lebih valid," katanya.

baca juga

"Rekan-rekan media memiliki peran untuk menghadirkan semua informasi itu secara berimbang. Biarlah rakyat menilai," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tsamara ke Pasar Bantah Pernyataan Prabowo, Belanja Rp 100 Ribu Dapat Apa?

Tsamara ke Pasar Bantah Pernyataan Prabowo, Belanja Rp 100 Ribu Dapat Apa?

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 12:00 WIB

LSI Sebut Suara Muslim ke PDIP Turun, Fahri Hamzah: Petahana Juga Turun

LSI Sebut Suara Muslim ke PDIP Turun, Fahri Hamzah: Petahana Juga Turun

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 11:50 WIB

Fahri Hamzah: Bohong, Kalau Ada Pejabat Bilang Dana Desa dari Jokowi

Fahri Hamzah: Bohong, Kalau Ada Pejabat Bilang Dana Desa dari Jokowi

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 11:38 WIB

Jokowi Temui Bos Freeport Diam-diam, Tim Prabowo: Apakah Etis?

Jokowi Temui Bos Freeport Diam-diam, Tim Prabowo: Apakah Etis?

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 11:29 WIB

Terkini

2000 Lebih Pasukan Tewas, Houthi Rekrut Pasukan dari Imigran Afrika dan Kelompok Marginal

2000 Lebih Pasukan Tewas, Houthi Rekrut Pasukan dari Imigran Afrika dan Kelompok Marginal

News | Senin, 21 September 2026 | 13:35 WIB

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:31 WIB

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Take My Hand: Ketika Menjadi Anak Kelas 12 Tak Semudah yang Dibayangkan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:30 WIB

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

Sebut Praperadilan 'Perang Dokumen', Kubu Silmy Karim Uji Keabsahan Penangkapan dan Penyitaan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Logo Tut Wuri Handayani: Sejarah dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:28 WIB

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:22 WIB

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Malaysia Gemetar Melihat Skuad Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 13:21 WIB

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

10 Rekomendasi Mesin Cuci 10 Kg Muat Bedcover dan Selimut Tebal

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Ajo Kawir Ingin Terlihat Jantan atau Malah Terjebak Toxic Masculinity?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:20 WIB

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Cara Mematikan Aplikasi Latar Belakang di HP Android, Bikin Lancar Bebas Lag

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:16 WIB

×