Fahri Hamzah: Bohong, Kalau Ada Pejabat Bilang Dana Desa dari Jokowi

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 21 Februari 2019 | 11:38 WIB
Fahri Hamzah: Bohong, Kalau Ada Pejabat Bilang Dana Desa dari Jokowi
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (29/1/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyatakan bohong kalau ada pejabat yang menyatakan dana desa berasal dari kebijakan Jokowi. Fahri Hamzah mematahkan soal dana desa yang digembar-gemborkan Mendagri Tjahjo Kumolo baru dikeluarkan saat Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Fahri menegaskan bahwa dana desa sudah tertuang dalam undang-undang yang disahkan pada 2013 lalu. Fahri menjelaskan alur keluarnya dana desa itu dimulai pada pengesahan undang-undang desa pada 18 Desember 2013 dan mulai masuk ke daftar undang-undang dengan nomor urut enam pada awal tahun 2014.

Pada saat itu, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY harus melaksanakan perintah undang-undang untuk mengucurkan dana desa dalam APBN 2015 sebesar Rp 9 triliun yang kemudian diubah menjadi Rp 20,7 triliun.

"Dana Desa itu perintah UU. Tapi memang begitu masuk belanja APBN 2015 Januari presiden beliau. Jadi beliau salurkan dana desa atas perintah UU yang dialokasikan presiden @SBYudhoyono," tulis Fahri dalam akun Twitternya @fahrihamzah, Kamis (21/2/2019).

Fahri Hamzah pun menegaskan bahwa Jokowi tidak terlibat dalam penggodokan undang-undang tersebut sebelum akhirnya disahkan. Fahri Hamzah menjelaskan kalau Prabowo lah yang mendukung lahirnya Undang-Undang Desa melalui Fraksi Partai Gerindra.

Karena itu Fahri Hamzah menilai kalau apa yang diucapkan Tjahjo Kumolo hanya isapan jempol belaka lantaran tidak sesuai dengan fakta yang ada.

"Pak @prabowo mendukung lahirnya UU desa melalui Fraksi @Gerindra DPR. Pak @jokowi tidak terlibat sama sekali," ujarnya

"Maka, tersesat dan bohong lah pejabat yang bilang dana desa perintah Pak Jokowi," pungkasnya.

Untuk diketahui, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan sempat berpidato dalam acara rakornas ribuan kepala desa dan badan permusyawaratan desa. Saat berpidato, Tjahjo menyampaikan kalau alokasi yang diberikan pemerintah untuk dana desa terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

baca juga

"Ingat ya, anggaran dana desa itu karena ada Presiden Pak Joko Widodo. Terima kasih," kata Tjahjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Temui Bos Freeport Diam-diam, Tim Prabowo: Apakah Etis?

Jokowi Temui Bos Freeport Diam-diam, Tim Prabowo: Apakah Etis?

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 11:29 WIB

Andi Arief: Jokowi dan Iriana Akan Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Andi Arief: Jokowi dan Iriana Akan Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 10:32 WIB

JK Sebut Lahan Prabowo Sesuai UU, Begini Kata Jokowi

JK Sebut Lahan Prabowo Sesuai UU, Begini Kata Jokowi

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 07:54 WIB

Bupati Kuningan Sebut Laknat kalau Tidak Dukung Jokowi, BPN: Tidak Pantas!

Bupati Kuningan Sebut Laknat kalau Tidak Dukung Jokowi, BPN: Tidak Pantas!

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 01:08 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×