Sebelum Jokowi Terpilih, Fahri Hamzah: Prabowo Motor Lahirnya UU Dana Desa

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 21 Februari 2019 | 15:16 WIB
Sebelum Jokowi Terpilih, Fahri Hamzah: Prabowo Motor Lahirnya UU Dana Desa
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Selasa (29/1/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengklaim lahirnya Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang mengatur dana desa dimotori oleh capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Fahri menyebut, dalam proses pengesahan peraturan itu, sosok Joko Widodo (Jokowi) sama sekali tidak hadir.

Melalui akun Twitter @fahrihamzah, Fahri membantah pernyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menyebut dana desa lahir karena Jokowi.

"Jadi, dalam kaitan dana desa itu Pak Prabowo mendukung lahirnya UU Desa melalui Fraksi Gerindra di DPR. Pak Jokowi tidak terlibat sama sekali. Pak SBY memulai alokasi Rp 9 triliun dalam APBN 2015 dan didukung Pak Prabowo melalui Fraksi Gerindra, Pak Jokowi belum terpilih," kata Fahri melalui akun Twitter pribadinya seperti dikutip Suara.com, Kamis (21/2/2019).

Fahri menjelaskan, saat masa kepemimpinan SBY mewariskan anggaran yang begitu besar. Anggaran besar itu pun dimanfaatkan oleh Jokowi untuk menambah alokasi anggaran dana desa dari Rp 9 triliun menjadi Rp 20,7 triliun.

Fahri Hamzah mengatakan Prabowo merupakan motor lahirnya UU Dana Desa. (akun Twitter @fahrihamzah)
Fahri Hamzah mengatakan Prabowo merupakan motor lahirnya UU Dana Desa. (akun Twitter @fahrihamzah)

Menurut Fahri, saat kampanye 2014 Prabowo pernah berjanji untuk memberikan Rp 1 miliar untuk satu desa. Sehingga jika saat itu Prabowo terpilih, maka APBN 2015 untuk dana desa bukan hanya Rp 20,7 triiun melainkan mencapai Rp 80 triliun, sejumlah dengan jumlah desa di Indonesia.

"Sejak awal, sebelum Pak Jokowi masuk Jakarta, Pak Prabowo adalah motor lahirnya UU Desa nomor 6/2014. Bahkan dalam kampanye Pilpres 2014 Pak Prabowo berjanji #SatuMiliar#SatuDesa. Sehingga kalau terpilih mungkin APBN 2015 bukan Rp 20,7 triliun tapi sekitar Rp 80 triliun, sejumlah desa," ungkap Fahri.

Sebelumnya Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan alokasi yang diberikan pemerintah untuk dana desa terus mengalami peningkatan setiap tahunnya karena peran Presiden Jokowi. Hal itu disampaikan Tjahjo di acara rakornas ribuan kepala desa dan badan permusyawaratan desa, beberapa waktu lalu.

"Ingat ya, anggaran dana desa itu karena ada Presiden Pak Joko Widodo. Terima kasih," kata Tjahjo.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kubu Jokowi Banggakan Program Dana Desa, HNW: Dulu Sempat Ditolak PDIP

Kubu Jokowi Banggakan Program Dana Desa, HNW: Dulu Sempat Ditolak PDIP

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 14:40 WIB

Jenguk Ani Yudhoyono, Jokowi dan Ibu Negara Bertolak ke Singapura

Jenguk Ani Yudhoyono, Jokowi dan Ibu Negara Bertolak ke Singapura

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 13:50 WIB

LSI Sebut Suara Muslim ke PDIP Turun, Fahri Hamzah: Petahana Juga Turun

LSI Sebut Suara Muslim ke PDIP Turun, Fahri Hamzah: Petahana Juga Turun

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 11:50 WIB

Fahri Hamzah: Bohong, Kalau Ada Pejabat Bilang Dana Desa dari Jokowi

Fahri Hamzah: Bohong, Kalau Ada Pejabat Bilang Dana Desa dari Jokowi

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 11:38 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×