TGB: Bertahun-Tahun Jokowi Difitnah Luar Biasa, Tapi Tak Pernah Membalas

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Minggu, 24 Februari 2019 | 22:07 WIB
TGB: Bertahun-Tahun Jokowi Difitnah Luar Biasa, Tapi Tak Pernah Membalas
Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru bajang (TGB) Zainul Majdi di acara Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru bajang (TGB) Zainul Majdi menyebut Capres petahan Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah membalas jika diserang hoaks dan fitnah. TGB menilai Jokowi kerap diserang kepribadiaannya di Pemilu 2019.

Fitnah dan hoaks yang menyerang Jokowi itu disebut TGB sudah berlangsung sejak lama dan sudah mencapai tingkat yang sangat parah.

"Pak Jokowi seperti kita, seperti anda. Pak Jokowi bertahun-tahun difitnah luar biasa, fitnahnya bahkan menembus sisi terdalam dari kehormatan beliau sebagai manusia. Dan selama bertahun-tahun, jarang dan tidak pernah melihat pak Jokowi membalas," kata TGB saat memberi sambutan di acara Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju di SICC, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).

TGB menegaskan dukungannya kepada paslon 01 Jokowi - Maruf Amin karena ia melihat mantan Gubernur Jakarta itu sebagai pribadi muslim yang baik ditambah kolaborasi dengan Maruf Amin seorang kyai.

"Jokowi lahir dari keluarga muslim yang baik, pengalaman agamanya Islam rahmatan lil alamin, hidup di Solo di tempat yang heterogen. Seorang muslim yang menghadirkan kedamaian orang-orang di sekitarnya, dan ketika jadi pemimpin, pak Jokowi walaupun presiden tak henti melayami kita sebagai rakyat," jelas TGB.

Terakhir, TGB mengajak seluruh relawan dan pendukung Jokowi untuk terus berjuang menyebarkan kampanye positif dan tidak membalas serangan hoaks dengan cara yang sama di sisa 52 hari jelas pilpres 17 April mendatang.

"Di depan kita ada 52 hari sampai tanggal 17 April, saatnya kita semua bersama pak Jokowi dan kiai Ma'ruf untuk bersuara dengan selantang-lantang suara," kata dia.

"Tapi bukan membalas hujatan dengan hujatan, membalas celaan dengan celaan, bukan seperti itu pendukung pak Jokowi. Kita membalas celaan dan hujatan dengan menyampaikan kinerja pak Jokowi sebagai pemimpin selama 4,5 tahun ini," TGB menambahkan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa Ma'ruf Amin: Lindungilah Kami dari Fitnah dan Hoaks

Doa Ma'ruf Amin: Lindungilah Kami dari Fitnah dan Hoaks

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 21:34 WIB

Sudah Pilih Jokowi, Warga Tabanan Bali Tolak Sandiaga

Sudah Pilih Jokowi, Warga Tabanan Bali Tolak Sandiaga

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 21:02 WIB

Jokowi: Kalau Ada yang Mau Mengembalikan Tanah, Saya Tunggu Sekarang!

Jokowi: Kalau Ada yang Mau Mengembalikan Tanah, Saya Tunggu Sekarang!

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 20:47 WIB

Kang Emil Sebut Jokowi - Maruf Bisa Jadikan Indonesia Negara Adidaya 2045

Kang Emil Sebut Jokowi - Maruf Bisa Jadikan Indonesia Negara Adidaya 2045

News | Minggu, 24 Februari 2019 | 19:37 WIB

Terkini

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB