Prediksi Kecurangan di Pemilu 2019 dan Pilpres 2019

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 25 Februari 2019 | 18:52 WIB
Prediksi Kecurangan di Pemilu 2019 dan Pilpres 2019
Mantan Komisioner KPU Chusnul Mar’iyah. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Mantan Komisioner KPU Chusnul Mar’iyah memprediksi banyaknya potensi kecurangan yang terjadi pada Pemilu 2019. Pasalnya, Pemilu 2019 yang akan diselenggarakan secara serentak pada 17 April justru malah membukakan peluang terjadinya sejumlah pelanggaran tersebut.

Chusnul mengatakan dirinya menjadi salah satu pihak yang tidak sepakat kalau pemilu diselenggarakan secara serentak. Menurutnya, pemilu yang tidak diselenggarakan tidak serentak pun ternyata masih membuka celah bagi kecurangan.

Dirinya mencontohkan soal waktu penghitungan suara usai pemungutan suara pada 17 April. Dengan dilakukan secara serentak, tentunya akan jumlah suara yang dihitung akan melebihi waktu yang telah ditentukan. Dengan suara yang sangat banyak tersebut, tentu akan memperluas kemungkinan adanya kesalahan dalam penghitungan suara.

“Anda bayangkan jam 11 malam semua sudah capek, terakhir mari kita hitung surat suara Pilpres, kira-kira apa yang terjadi sementara sekarang dengan sistem pemilihan serentak legislatif," kata Chusnul dalam diskusi bertajuk 'Menginventarisir Potensi Kecurangan di Pilpres 2019' di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019).

Kemudian, potensi kecurangan lainnya ialah berpotensi terjadi di pemilihan legislatif. Karena penyelenggaraan secara serentak itu, Chusnul melihat jalannya Pileg justru terpinggirkan oleh hingar - bingar Pemilihan presiden.

“Kemudian itu akan juga mengundang mempermudah terjadi transaksional di dalam hitungan-hitungan legislatif. Jadi ini maju kena mundur kena di dalam konteks itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, Chusnul melihat seharusnya ada pembagian jadwal pemilihan seperti Pilpres disatukan dengan Pileg tingkat DPR RI. Kemudian Pileg DPD dan Provinsi pun dilakukan secara terpisah. Pasalnya, Chusnul melihat adanya dampak isu-isu lokal tidak mendapatkan perhatian masyarakat.

“Ini juga menjadi persoalan apakah ini nanti membuka ruang bagaimana penghitungan DPR dan DPRD. Jadi aturan main saja kita sudah bisa bermasalah,” pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Komisioner KPU Minta Pendukung Prabowo Pantau Gerak-gerik Jokowi

Mantan Komisioner KPU Minta Pendukung Prabowo Pantau Gerak-gerik Jokowi

News | Senin, 25 Februari 2019 | 18:31 WIB

Rombak 1.125 Pejabat DKI, Anies Minta ASN Netral di Pilpres 2019

Rombak 1.125 Pejabat DKI, Anies Minta ASN Netral di Pilpres 2019

News | Senin, 25 Februari 2019 | 18:11 WIB

Andi Arief: Negara Bertanding Melawan Prabowo - Sandiaga

Andi Arief: Negara Bertanding Melawan Prabowo - Sandiaga

News | Senin, 25 Februari 2019 | 18:45 WIB

Camat di Makassar Dukung Jokowi - Ma'ruf, Mendagri: Harusnya Netral

Camat di Makassar Dukung Jokowi - Ma'ruf, Mendagri: Harusnya Netral

News | Senin, 25 Februari 2019 | 17:29 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×