Sapa Warga di Ponpes, Prabowo: Saya Tak Bisa Kampanye, yang Sebelah Boleh

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 26 Februari 2019 | 21:23 WIB
Sapa Warga di Ponpes, Prabowo: Saya Tak Bisa Kampanye, yang Sebelah Boleh
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. (Foto dok. Tim Dokumentasi Prabowo - Sandiaga)

Suara.com - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa ribuan warga di Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum, Bata-bata, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (26/2/2019). Prabowo yang saat itu tidak bisa berkampanye karena aturan hanya berharap didoakan menang Pemilu 2019.

"Kami nggak boleh kampanye di tempat pendidikan, jadi saya tidak boleh meminta saudara-saudara untuk memilih saya. Tapi kalau di dalam hati berharap dukungan boleh dong. Saya hanya berharap dan kalau minta doa ke Kyai boleh dong," kata Prabowo.

Prabowo harus mematuhi aturan dimana peserta Pilpres 2019 dilarang berkampanye di lingkungan sekolah, tempah ibadah dan lingkungan pemerintahan. Karena itu Prabowo menegaskan bahwa kedatangannya hanya bermaksud untuk bersilahturahmi.

Karena tidak boleh menyampaikan visi dan misinya kepada rakyat Pamekasan dan tidak boleh berjanji bahwa ia bersama Sandiaga Salahuddin Uno berniat menurunkan harga-harga kebutuhan pokok, maka ia berniat menghentikan pidatonya dan dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa.

Karena tidak bisa berpidato, Prabowo sempat menyudahi pidatonya secara singkat. Namun, masyarakat yang hadir malah meminta Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk terus berbicara.

Mendengar hal tersebut, Prabowo menekankan kalau dirinya tidak bisa berkampanye seperti kubu sebelah yang bebas berkampanye di manapun.

"Saya nggak boleh kampanye, nggak boleh janji, nggak boleh sampaikan visi misi, nggak boleh ini nggak boleh itu, tapi kalau yang sebelah sana boleh, ya sudah enggak apa-apa," kata Prabowo menjawab permintaan ribuan warga Pamekasan sembari tertawa.

"Ternyata para ustad, ulama para Kyai dan semuanya sudah paham sudah mengerti masalah bangsa," lanjutnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Didukung 15.000 Muslimah, Desy Ratnasari: Enggak Usah Khawatir

Jokowi Didukung 15.000 Muslimah, Desy Ratnasari: Enggak Usah Khawatir

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 20:30 WIB

Besok Prabowo Kampanye ke Yogyakarta, Ziarah ke Makam Jenderal Sudirman

Besok Prabowo Kampanye ke Yogyakarta, Ziarah ke Makam Jenderal Sudirman

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 16:20 WIB

Prabowo-Sandi Disebut Bertarung Lawan Negara, BPN: Aparat Hilang Netralitas

Prabowo-Sandi Disebut Bertarung Lawan Negara, BPN: Aparat Hilang Netralitas

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 16:19 WIB

Jokowi Janjikan Lagi 3 Kartu Sakti, Fadli Zon: Itu Jurus Mabuk

Jokowi Janjikan Lagi 3 Kartu Sakti, Fadli Zon: Itu Jurus Mabuk

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:50 WIB

Terkini

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB