Buat Gerakan Kampung Jokowi, Cara Relawan Tangkal Hoaks

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 28 Februari 2019 | 13:20 WIB
Buat Gerakan Kampung Jokowi, Cara Relawan Tangkal Hoaks
Relawan Joko Widodo - Ma'ruf Amin membuat gerakan Kampung Jokowi. (Foto dok. Kampung Jokowi)

Suara.com - Relawan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin membuat gerakan Kampung Jokowi. Gerakan tersebut diadakan pendukung Jokowi yang tergabung dalam Posraya Indonesia dan bertujuan untuk melakukan kampanye positif tanpa hoaks bersama warga setempat.

Sekjen Posraya Indonesia Dian Sumarwan mengatakan gerakan ini diadakan untuk menyikapi maraknya kampanye negatif terhadap Jokowi - Amin di Pemilu 2019. Posraya Indonesia bersama warga dalam Kampung Jokowi berkomitmen untuk saling menjaga.Gerakan Kampung Jokowi kali ini bertempat di Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur pada (26/02/2019).

"Jokowi sangat penyabar ditengah gempuran kampanye negatif dan hoaks yang merjalela. Masyarakat kini sudah cerdas memilah, warga Kampung Jokowi siap membendung hal tersebut dan berupaya menciptakan kampanye yang cerdas," kata Dian.

Sementara Tri Gaman (47), warga Gg. Haji Buang, RW 05, Lubang Buaya mengatakan dalam acara Kampung Jokowi mereka juga mempromosikan program yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi di periode pertama. Contohnya seperti program pembagian sertifikat tanah, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Kami terbantu dengan adanya program pemerintah Jokowi yang pro rakyat. Sertifikat tanah yang saya dapat merupakan bukti nyata. Untuk itu warga kami sangat mendukung Kampung Jokowi ini sekaligus menyebarkan kampanye positif tanpa hoaks," kata dia.

Secara terpisah, Ketua DPD Posraya Indonesia Jakarta Doni Hermawan mengatakan gerakan Kampung Jokowi akan lebih masif, khususnya di Jakarta. Terdekat, Doni mengaku akan mengadakan di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur.

Doni tidak ingin pola-pola kampanye negatif yang terjadi meluas. Seharusnya masyarakat, kata dia, dibawa untuk cerdas dan rasional.

"Targetnya seluruh Jakarta, mulai dari Selatan ke Timur. Pemilu ini seharusnya fair, sebutkan saja program unggulan masing-masing, kompetisi ini harus dibawa cerdas dengan ide-ide memajukan bangsa tentunya," kata Doni saat dihubungi Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Pemerintah Akan Legalkan Perkawinan Sejenis, Apa Lagi Ini Coba?

Jokowi: Pemerintah Akan Legalkan Perkawinan Sejenis, Apa Lagi Ini Coba?

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 16:30 WIB

TKN Duga Ada Aktor Intelektual di Balik Pembakaran Kaos Jokowi-Ma'ruf

TKN Duga Ada Aktor Intelektual di Balik Pembakaran Kaos Jokowi-Ma'ruf

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 16:25 WIB

MUI: Habib Rizieq dan Ba'asyir Dijebloskan ke Penjara Bukan di Era Jokowi

MUI: Habib Rizieq dan Ba'asyir Dijebloskan ke Penjara Bukan di Era Jokowi

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 13:48 WIB

Tanggapi Pernyataan Presiden PKS, Golkar Angkat Isu Kesejahteraan

Tanggapi Pernyataan Presiden PKS, Golkar Angkat Isu Kesejahteraan

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 15:34 WIB

Terkini

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:21 WIB

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:23 WIB

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:13 WIB

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:04 WIB

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:18 WIB

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:44 WIB

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB